Ibu Rumah Tangga Lebih Mudah Depresi

SHUTTERSTOCK

menurut penelitian, ibu bekerja ternyata lebih sehat dan tak mudah depresi dibanding ibu yang tidak bekerja

KOMPAS.com — Hilangkan pikiran bahwa tipe ibu ideal adalah perempuan yang hanya tinggal di dalam rumah, dan mengurus segala sesuatunya. Hal ini tidak berarti bahwa ibu bekerja bukanlah cermin ideal seorang ibu. Sebuah studi baru mengungkapkan fakta bahwa ibu yang selalu ada di rumah ternyata memiliki kecenderungan mengalami depresi dan memiliki kesehatan yang buruk dibanding ibu bekerja.

Para peneliti dari University of North Carolina menganalisis 1.364  ibu yang baru melahirkan, dan mengikuti perkembangan dalam keluarga tersebut dalam waktu 10 tahun terakhir. Penemuan ini dipublikasikan dalam Journal of Family Psychology yang diterbitkan oleh American Psychological Association.

"Ada perbedaan yang signifikan dalam kesejahteraan ibu, misalnya konflik antara pekerjaan dan keluarga atau orangtua, ataupun perbandingan antara pekerja paruh waktu atau penuh waktu, dibandingkan dengan perempuan tak bekerja," ungkap Cheryl Buehler, pemimpin penelitian dari University of North Carolina.

Dalam kasus kesejahteraan, ibu bekerja memiliki tingkat kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan, dan gejala depresi yang lebih rendah dibanding ibu rumah tangga. Namun, tidak ada perbedaan yang signifikan antara ibu yang bekerja paruh waktu dan penuh waktu dalam segi kesehatan dan tingkat depresi. Ibu bekerja juga memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dalam hal pendidikan anak. Dengan meninggalkan anak selama bekerja, mereka memberikan kesempatan anak-anak untuk belajar lebih mandiri. Hal ini tidak ditemui pada ibu yang tinggal di rumah saja.

Ibu yang pergi bekerja mengharuskan dirinya terpisah sejenak dengan anak di rumah, tetapi kondisi ini kadang-kadang justru membuat hubungan batin ibu dan anak menjadi lebih kuat. Rasa rindu yang dirasakan ibu dan anak akan membuat keduanya memiliki waktu berkualitas ketika sedang bersama. Dengan bekerja, ibu menjadi memiliki sedikit waktu refreshing sejenak dari kegiatannya mengurus anak, dan melakukan kegiatan lain yang tidak monoton sehingga mereka akan merasa lebih bahagia.

Editor: Dini

 

TERBARU
Gadget
Sabtu, 20 Desember 2014 17.09 WIB
Color OS Punya Banyak Tema Menarik
Internet
Sabtu, 20 Desember 2014 12.07 WIB
Tiga Wejangan Menkominfo untuk Operator 4G LTE
Internet
Sabtu, 20 Desember 2014 10.40 WIB
Kisah Biro 121, Tentara Cyber Korea Utara
Gadget
Sabtu, 20 Desember 2014 10.15 WIB
Gara-gara Diretas, Desain Xperia Z4 Terkuak
Gadget
Sabtu, 20 Desember 2014 09.19 WIB
Sumba dalam Jepretan Mirrorless NX3000
TERPOPULER
Selasa, 16 Desember 2014 10.46 WIB
Ramalan Steve Jobs Tahun 1985 Kini Jadi Kenyataan
Minggu, 14 Desember 2014 15.39 WIB
Jangan Klik "Cewek Mabuk" di Facebook, Bisa Bikin Malu
Minggu, 14 Desember 2014 16.18 WIB
Kena Godaan "Gadis Mabuk" di Facebook, Ini Penangkalnya
Jumat, 19 Desember 2014 11.23 WIB
Adegan Film Tewasnya "Kim Jong Un" Beredar di YouTube
Jumat, 19 Desember 2014 14.11 WIB
Video Jeritan Saat Turbulensi Beredar di YouTube
Selasa, 16 Desember 2014 09.30 WIB
Ini Dia, Prototipe Langka Nokia Communicator