
Memilih televisi ramah lingkungan, terutama yang menggunakan material aman dan mengkonsumsi energi rendah menjadi penting.
Memilih notebook yang ramah lingkungan pun kini mulai menjadi bagian gaya hidup tak hanya mempertimbangkan desain dan warna saja.
Di antara yang beredar di pasaran, tentu ada produk yang dinilai lebih ramah lingkungan ketimbang lainnya termasuk komputer desktop.
Dalam memilih perangkat komputer yang hemat daya, monitor adalah salah satu yang mesti diperhatikan selain desktop atau CPU.
Hasil Greenpeace Electronics Survey 2010 menobatkan Samsung GT-S7550 atau Blue Earth sebagai ponsel paling ramah lingkungan.
Acer TM8172 dikatakan sebagai "netbook" yang paling ramah lingkungan meski belum sepenuhnya bebas bahan berbahaya.
Smartphone paling hijau versi Greenpeace tahun 2010 jatuh ke Sony Ericsson Aspen. Smartphone tersebut mengungguli 5 smartphone lainnya.
Produsen komputer dan solusi teknologi informasi dari Jepang, Fujitsu, baru saja memperkenalkan mouse biodegradable pertama di dunia.
Pakai coffee maker bisa lebih hemat dan ramah lingkungan. Penikmat kopi juga bisa belajar menciptakan citarasa yang sama dengan kopi kelas kafe.
Jika ditotal dalam setahun, energi yang dihabiskan mode "standby" alat-alat elektronika cukup signifikan dan bahkan bisa dikatakan vampir energi.
Ia mengatakan, memilih jenis lampu yang efisien bisa menjadi langkah pertama. Namun, keawetannya juga perlu dipikirkan agar jatuhnya hemat.
Oliver Campbell, "senior packaging manager" di Dell berbagi pengalamannya menciptakan lingkungan hijau di perusahaan.
Microwave termasuk alat listrik yang menyedot daya listrik paling besar. Tapi jangan terkecoh tawaran daya rendah saja untuk memilihnya.
Untuk menghasilkan terang yang sama, lampu neon butuh daya 40 Watt, maka lampu LED hanya butuh daya 4 Watt.
Bagi Anda yang tidak ingin ruangan panas, exhaust fan lebih menjanjikan ketimbang kipas angin.