

Sabtu kemarin Microsoft mengirimkan surat kepada Yahoo, mengancam akan bernegosiasi langsung dengan para pemegang saham Yahoo jika dewan direksi tidak memberikan jawabannya sebelum 26 April.
Boystock dan Yang kemudian merujuk pada rencana finansial tiga-tahun Yahoo, platfrm manajemen iklan AMP barunya dan fakta bahwa baru-baru ini Yahoo meyakini perkiraan kuartal pertama dan akhir tahunnya sebagai alasan untuk menganggap tawaran Microsoft itu rendah.
Dalam suratnya Ballmer juga mempertanyakan mengapa Yahoo menolak bernegosiasi dengan Microsoft. Sebab ia tahu Yahoo berusaha meminang Google, News Corp., dan Time Warner.
Ini dijawab Yahoo dengan mengatakan bahwa surat Ballmer “salah mengkategorikan sifat dari diskusi kami,” dan bahwa ancaman untuk membawa tawaran tersebut kepada para pemegang saham adalah “counterproductive dan tidak konsisten dengan objektif dari sebuah transaksi yang bersahabat.”
Yahoo juga mengatakan diri terbuka bagi transaksi dari calon pembeli mana pun, termasuk Microsoft, tetapi akan menolak apa pun yang dianggapnya di bawah “nilai penuh mereka.”
