

TAIPEI, KAMIS - Gara-gara menggunakan batere berkapasitas tinggi dari pihak ketiga, sebuah notebook Asus Eee PC di Cina dikabarkan telah rusak akibat baterenya kepanasan dan akhirnya meledak. Diberitakan oleh digitimes, notebook itu kemudian dibawa ke service center Asustek Computer (Asus), tetapi mereka menolak untuk memperbaikinya.
Asustek sendiri menolak kebenaran berita kerusakan tersebut, dan menekankan bahwa perbaikan dari kerusakan akibat penggunaan batere yang tidak disertifikasinya tidak tercakup dalam garansi perusahaan. Asustek Computer juga memperingatkan konsumen untuk tidak menggunakan batere pihak ketiga pada Eee PC-nya. Jika bersikeras, Asus tidak akan melayani klaim kerusakan hardware kendati masa garansi masih berlaku.
Batere pihak ketiga untuk Asus Eee PC ini memang banyak diproduksi di Cina. Salah satunya bahkan berkapasitas mencapai 10.400mAh, atau dapat bertahan sampai 5,5 jam pemakaian. Harganya pun tak terlalu mahal, di kisaran US$ 71 - US$ 86.
Namun vendor Cina yang memproduksi batere 10.400mAh ini menampik tuduhan bahwa produknya telah menyebabkan kerusakan pada notebook Asus. Menurut mereka, baterenya sangat diminati dan kabar tentang meledaknya batere itu mungkin saja ulah para saingannya yang ingin merusak pasar.
