Komunitas Open Source Bentuk Aliansi - Kompas.com

Komunitas Open Source Bentuk Aliansi

Kompas.com - 28/05/2008, 22:47 WIB

JAKARTA, RABU - Tidak hanya memilih Betti Alisjahbana sebagai duta, komunitas open source software (OSS) Indonesia juga bersepakat untuk membentuk aliansi. Organisasi tersebut diberi nama Aliansi Open Source Software Indonesia (AOSI) sebagai hasil IGOS Summit 2 yang digelar di Jakarta City Center (JaCC), 27-28 Mei 2008.  

Empat orang terpilih sebagai formatur AOSI, masing-masing Harry Sufehmi, Teddy Sukardi, Sumitro Rustam, dan Rusmanto. Dalam satu bulan ke depan formatur diberi amanat untuk membentuk pengurus, menyiapkan AD/ART, hingga program kerja.

"Komunitas selama ini masih dianggap main-main sehingga kami sepakat dengan aliansi ini komunitas bukan lagi hanya programmer, mahasiswa, saja, tapi juga pengusaha, pemerintah, dan semua pihak yang mendukung OSS," ujar Rusmanto. AOSI saat ini telah mendapat dukungan pemerintah melalui program IGOS dan perusahaan besar seperti IBM dan Sun.

Ia mengatakan saat ini sudah banyak komunitas open source yang didirikan, namun tidak berbadan hukum sehingga tidak diakui keberadaannya secara resmi di masyarakat. Karenanya, AOSI akan menjadi organisasi yang berbadan hukum agar dapat menjalankan langkah strategis untuk lebih memasyarakatkan OSS di Indonesia.

"Sudah saatnya OSS masuk ke lingkungan komersial tidak lagi hobi saja sehingga kita akan membawa OSS agar lebih dipercaya untuk dipakai di perusahaan-perusahaan, pemerintah, dan pendidikan," ujar Teddy Sukardi. Menurutnya, AOSI akan menjadi wadah pengembangan OSS yang komprehensif, baik dari aspek teknologi, pendayagunaan tenaga ahli, komersialisasi, maupun regulasi. 

Editor
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM