Hati-hati Berselancar di Internet

Tribun Batam/Iman Suryanto

Para siswa dari berbagai sekolah di batam mencoba jaringan internet secara langsung sekaligus mengikuti Game on line di Dataran Engku Putri Batam centre, Kamis(31/1). Pada saat yang sama juga di lakukan peluncuran taman internet.

JAKARTA, KAMIS - Jenis gangguan dan serangan jahat di dunia maya terus berkembang dan komunitas hacker tak akan pernah berhenti berinovasi. Karena itu, Pengguna Internet diimbau untuk berhati-hati  saat berselancar dari web ke web.

Salah satu risiko yang harus diwaspadai adalah pencurian data-data penting dari password, PIN di layanan e-banking, sampai data-data pribadi di komputer. Apalagi teknik pencurian data melalui internet semakin tersamar sehingga seringkali tak disadari pengunjung internet.

Malicious code (kode jahat) banyak disisipkan di halaman web yang sangat mudah diakses siapa saja,” ujar Anselmus Ricky dalam seminar Hacker’s Day di Jakarta, Kamis (12/6). Pengamat keamanan Internet yang popular dengan nama Thor itu mengatakan hampir semua web rentan disusupi program jahat.

Orang dengan mudah membuat web atau blog dan menyisipkan program jahat di dalamnya. Selain itu, malicious code juga seringkali disisipkan pelaku kejahatan Internet pada web yang di-deface atau diubah tampilannya.

Salah satu teknik yang disebut CSRF sempat menyerang layanan email Hotmail dan melakukan kejahatan tanpa disadari korban. Dalam kasus ini, pengguna email diarahkan membuka attachment berisi perintah yang akan menyusup ke fitur forward semua email. Email yang sudah disusupi secara otomatis akan selalu mengirim email yang masuk ke email pelaku penyusupan. Bisa dibayangkan data apa saja yang dapat dicuri dari korban.

Teknik kejahatan yang tengah marak saat ini, XSS (cross script scripting), sempat menyerang sejumlah situs jaringan sosial seperti Friendster dan MySpace. XSS menyusup melalui fitur dinamik yang dimiliki web, seperti pengisian nama login dan password, menu pencarian, komentar, dan form pengisian lainnya.

“Hampir 97 persen web saat ini dinamik, misalnya blog pasti ada komentar yang ada pilihan mengisi nama, alamat email, dan data apa saja,” ujar Thor. Dengan kenyataan ini hampir semua web bisa dikatakan rentan terhadap serangan jahat. Tidak hanya berbahaya bagi pemilik web, namun bagi siapa saja yang mengunjungi web tersebut.

Editor:

 

TERBARU
e-Business
Jumat, 30 Januari 2015 14.31 WIB
iPhone Terancam Tidak Bisa Masuk Indonesia?
e-Business
Jumat, 30 Januari 2015 14.29 WIB
Operator Sepakati Penataan Demi 4G Tahap Dua
e-Business
Jumat, 30 Januari 2015 14.05 WIB
Revisi UU ITE Bakal "Dilangkahi" 2 RUU
e-Business
e-Business
TERPOPULER
Rabu, 28 Januari 2015 17.02 WIB
Steve Jobs, Ramalanmu Kali Ini Meleset
Senin, 26 Januari 2015 11.24 WIB
Situs Berniaga.com Resmi Ditutup
Selasa, 27 Januari 2015 15.36 WIB
Facebook Tumbang karena Serbuan "Kadal"?
Sabtu, 24 Januari 2015 15.16 WIB
Setelah Microsoft, Google Bongkar "Aib" Apple
Rabu, 28 Januari 2015 09.03 WIB
Bos Google Ramalkan "Kemusnahan" Internet
Minggu, 25 Januari 2015 13.14 WIB
Asus ZenFone 2 Ada Versi Mini?
Jumat, 23 Januari 2015 16.37 WIB
Lazada Ungkap Harga OnePlus One 64 GB di Indonesia