Google Luncurkan Knol, Pesaing Wikipedia?

Dibaca:
Komentar :
Google

Tampilan halaman muka Knol, mirip ensiklopedia seperti Wikipedia dan web agregasi dari banyak blog.

SAN FRANSISCO, RABU - Tujuh bulan setelah memperkenalkan secara terbatas, Google akhirnya meluncurkan secara resmi layanan barunya yang diberi nama Knol. Layanan ini mirip dengan Wikipedia di mana pengguna yang telah mendaftar dapat memublikasikan tulisannya di web.

Sejak dirilis Desember tahun lalu, akses Knol hanya terbatas melalui undangan. Namun, saat ini, semua orang dapat mendaftar bahkan menggunakan user ID layanan Google lain yang telah dimiliki.

Meski pendekatan kontennya sama dengan format mirip ensiklopedia, Knol berbeda dengan Wikipedia. Knol mendorong pengguna untuk menampilkan identitas asli di balik artikel yang ditulisnya. Tujuannya, meningkatkan tingkat kepercayaan terhadap artikel tersebut.

Sebagai iming-iming, Google menawarkan sumber pemasukan dari jaringan iklannya AdSense yang akan disebarkan di halaman-halaman artikel tersebut. Tidak harus dengan nama asli, tapi data pengguna harus diverifikasi dengan data kartu kredit atau melalui telepon jika ingin mendapatkan pembagian keuntungan dari iklan.

"Setiap Knol akan memiliki penulis atau kelompok grup yang menampilkan namanya di balik konten tersebut. Itulah Knol mereka, suara mereka, opini mereka," tulis Cedric Dupont, manajer produk Knol dalam blog resmi Google yang ditulisnya bersama Michael McNally. Mereka menjelaskan, akan semakin bagus saat banyak Knol dengan subyek yang sama.

Pendekatan tersebut berbeda dengan Wikipedia yang cenderung anonim. Penyunting di Wikipedia jarang sekali yang menggunakan nama asli dan tanpa ada iklan satu pun di halaman artikel.

Perbedaan lain adalah dalam hal pengaturan isi artikel. Pada Wikipedia, setiap pengguna dengan bebas mengedit asal memiliki hak akses. Pada Knol, setiap orang juga bebas memberikan masukan atau koreksi, tapi keputusan untuk mengedit tetap pada penulis asli. Namun, pembaca dapat memberi rating atau review terhadap setiap artikel.

Hal tersebut memungkinkan penulis mendapat saran dari semua orang, tapi tetap dapat mengendalikan artikelnya. Jadi, artikel tersebut selalu melekat pada penulis. Google sendiri memastikan tidak akan melakukan editorial terhadap konten yang dipublikasikan penulis dan pengguna.

Pelengkap

Dengan karakteristik yang agak berbeda, Google tak mau disebut pesaing Wikipedia, tapi pelengkap. Dupont menyatakan, penulis Wikipedia mungkin dapat menggunakannya untuk mengembangkan materi tulisannya lebih lengkap. Halaman-halaman artikel memang didesain agar terlihat lebih profesional.

Saat ini Knol sudah berisi ratusan artikel, masih jauh lebih sedikit daripada Wikipedia yang telah berisi 2,5 juta artikel dalam bahasa Inggris saja dan jutaan lain dalam berbagai bahasa. Salah satu topik adalah tentang konstipasi (sembelit) yang ditulis profesor gastroenterologi dari Universitas San Fransisco dan saran untuk backpacker dari software engineer yang bekerja di Google. Knol dapat diakses di http://knol.google.com

Editor:

 

TERBARU
Software
Jumat, 22 Agustus 2014 10.14 WIB
Windows 9 Debut 30 September?
Software
Jumat, 22 Agustus 2014 09.31 WIB
Trik Baca Pesan di Facebook Tanpa Install Messenger
e-Business
Jumat, 22 Agustus 2014 08.16 WIB
Layanan Data Dorong Kinerja XL Axiata
Internet
Kamis, 21 Agustus 2014 19.44 WIB
Apakah Anda Tertangkap Kamera Google di Indonesia?
Gadget
Kamis, 21 Agustus 2014 18.21 WIB
Bolt Jual Smartphone 4G LTE
TERPOPULER
Jumat, 15 Agustus 2014 19.19 WIB
Internet Belakangan Jadi Lelet, Ini Penyebabnya
Selasa, 19 Agustus 2014 08.09 WIB
Ditantang Zuckerberg, Bill Gates Mandi Air Es
Kamis, 21 Agustus 2014 08.13 WIB
Google Street View Sudah Hadir di Jakarta
Rabu, 20 Agustus 2014 09.49 WIB
Bocoran Foto Penampakan Paling Jelas iPhone 6
Senin, 18 Agustus 2014 09.05 WIB
Pilih dan Awasi Menteri lewat "KawalMenteri.org"
Senin, 18 Agustus 2014 10.38 WIB
Seperti Inikah Tampang iPhone 6L?
Senin, 18 Agustus 2014 16.17 WIB
Ini Dia, Tampilan "Flat" Xiaomi MIUI 6
Selasa, 19 Agustus 2014 09.39 WIB
Pesawat Batal Terbang Gara-gara iPhone 5
Kamis, 21 Agustus 2014 19.44 WIB
Apakah Anda Tertangkap Kamera Google di Indonesia?