

Permukaan bagian depan Huawei C2905yang mengilap bak kaca mengesankan layar yang lega. Padahal sesungguhnya luasan layar hanya 1,5”. Warna hitam memang sukses menyamarkan batas antara layar dan casing. Warna hitam juga membuat ponsel terkesan elegan dan klasik. Meskipun tidak begitu jelas, pantulan di permukaan layar yang mengilap lumayan juga untuk dijadikan cermin darurat.
Navigasi pun terasa unik, dengan navigasi atas yang sejajar tombol menu kiri-kanan dan navigasi bawah yang sejajar tombol Call-End Call. Untuk mengunci keypad, kita tinggal pencet-tahan tombol #. Sedangkan untuk membuka penguncian keypad, pencet menu kiri lalu pencet * seperti biasa.
Jika biasanya kita membuka casing belakang dengan mendorong casing ke bawah, di ponsel ini kita harus mendorong ke atas. Dalam keadaan casing terbuka, Sinyal jadi merasa seolah-olah memegang ponsel secara terbalik.
Selain penampilan luar, menu pun ikut berdandan dengan grafis berwarna yang lebih menarik pada icon. Jika biasanya kita pakai navigasi kiri-kanan untuk menggeser menu, di sini kita pakai navigasi atas-bawah untuk melakukannya.
Pada unit demo yang Sinyal terima, kebetulan wallpaper yang tersedia semuanya khas Indonesia; seperti Bali, Borobudur dan pewayangan. Banner yang ada di ponsel ini pun bisa diganti dengan nama kita, misalnya, dari Settings > Display Settings > Banner.
Fasilitas paling menarik yang disediakan Huawei untuk ponsel ini adalah radio. Seperti biasa, baru bisa dipakai bila headset tercolok. Sayang unit demo yang diterima Sinyal tidak disertai headset. Tetapi kita bisa pakai headset mana saja yang berkepala 2,5 mm. Jack headset ini berada di pojok kiri bawah bodi; bagi sebagian orang, tonjolan headset di posisi demikian agak mengganggu ketika ponsel dikantongi.
Karena tidak ada tombol volume di bodi ponsel, kita terpaksa mengaturnya dari navigasi atas-bawah yang di-default untuk tugas ini; atau dari headset, jika tersedia.
Selain via headset, kita bisa dengarkan siaran radio via speaker; tinggal buka Options, lalu pilih Speaker On. Ada juga fungsi perekam; di Options tadi, pilih Start Record. Asyiknya, kita bisa jadikan rekaman tadi sebagai ring tone.
Ketika berada dalam Inbox, kita bisa pindah dengan cepat ke Outbox atau Drafts hanya dengan menggeser navigasi ke kanan-kiri. Sementara bila kita sedang membuka sebuah pesan, kita bisa dengan cepat pindah ke pesan sebelumnya atau berikutnya dengan menggeser navigasi ke kiri-kanan pula. Sinyal tidak melihat opsi pengiriman saat mengirim pesan; tetapi ini sebetulnya sudah diatur di Settings > Send Settings > Auto Save > Send Only atau Send & Save.
Karena ponsel dibundel Esia, pada welcome screen sudah dipasangi logo Esia. Ponsel ini dibundel oleh Esia sehingga harganya hanya sekitar Rp 450.000 plus bonus pulsa gratis sebesar 10.000.
DENGAN KATA LAIN...
Ponsel cantik untuk bicara murah.
sumber: Sinyal
PLUS : Radio punya perekam.
MINUS : Tidak ada tombol volume.
SPESIFIKASI Huawei C2905
Harga : Rp 450.000
Jaringan : CDMA 800
Bentuk : Bar
Dimensi : 104x44x12 mm
Bobot : 64 gram
Batere : Li-Ion 3,7 V 600 mAh (seri HBL3A)
Layar : 1,5”, CSTN, 128x128, 65 ribu warna
Memori tambahan : Tidak ada
Konektivitas antar peranti : Kabel data
Konektivitas internet : Tidak ada
Kamera : Tidak ada
Ringtone : Midi
Phonebook : 500 entri
Messaging : SMS (200 entri)
Aplikasi : Recorder, Alarms, Scheduler, Calculator, Stopwatch, World Clock, Gallery, X Kid, Gulper, Radio
Isi paket : Charger, headset, manual
