

Sebelum bisa difungsikan, kita harus memasukkan sepasang batere AA Energizer (tersedia) ke bagian bawah mouse. Batere itu dijanjikan awet sekitar enam bulan. Di pinggiran kompartemen batere kita akan menemukan sebuah dongle kecil, yang harus kita colokkan ke port USB.
Begitu dongle tercolok, mouse akan langsung dikenali dan bisa berfungsi secara nirkabel. Tidak perlu melakukan pengenalan yang biasa dikenal dengan proses pairing. Semuanya serba otomatis.
Juga tidak perlu terlalu dekat mengoperasikan mouse dari dongle-nya, sebab fitur wireless 2,4GHz berjangkauan sampai 30 kaki. Namun tentu saja kurang enak juga mengoperasikan mouse dari jarak terlalu jauh, kecuali saat Anda memfungsikannya sebagai remote pada aplikasi Media Player.
Media Player? Begini maksudnya. Selain fungsi mouse, sesuai namanya, SlimBlade Media Mouse ini dapat menjadi pengendali aplikasi pemutar musik, yakni Play/Pause, Volume, dan Forward/Backward. Caranya? Mudah saja.
Pertama-tama, aktifkan aplikasi pemutar musik (WinAmp atau Windows Media Player, atau lainnya) dan upload lagu-lagu yang akan diputar (gunakan fungsi mouse). Nah sekarang mari kita angkat si mouse, lalu balik badannya. Di setengah bagian bawah badan mouse ini kita akan melihat sebuah lingkaran/pad navigasi. Di setiap kutub pad terdapat icon +, >, -, dan <, persis seperti pada aplikasi pemutar musik.
Ingin pindah atau memilih track lagu? Tekan saja pinggiran kanan atau kiri. Tidak perlu repot-repot menggarahkan kursor mouse ke menu WinAmp. Untuk memutar lagu, tekan bagian tengah pad yang agak menonjol. Volume terdengar terlalu kecil atau sebalinya, terlalu kuat? Tekan saja pinggiran pad paling atas atau bawah (icon tanda plus atau minus) untuk memperbesar atau mengecilkan volume.
Saat sudah selesai mengatur lagu atau video, letakkan lagi mouse ke permukaan meja. Mouse pun akan kembali berfungsi sebagai penunjuk. Tombol-tombol pengendali di bagian bawah tadi sama sekali tidak mengganggu kemulusan gerakan mouse. Cuma ada satu syarat. Karena mouse bertipe laser, kita tidak bisa memfungsikannya di atas permukaan yang bersifat memantul. Kaca misalnya.
Kendati mampu ber-dwi-fungsi, mouse ini tidak rakus daya batere. Sebab begitu dongle-nya yang pendek itu disisipkan kembali ke dalam badan, mouse otomatis akan ‘mati, sehingga hemat daya. Enaknya, pada mouse terdapat indikator kekuatan batere: hijau jika kondisi daya baik, dan merah ketika batere sudah harus diganti.
Secara keseluruhan, kinerja Kensington SlimBlade Media Mouse ini baik. Sinyalnya bagus, dan tidak boros daya batere. Mouse pipih ini juga benar-benar enak digenggam, walaupun tombol scroll-nya yang bulat kecil itu membutuhkan latihan dalam memakainya. Menurut kami, tombol scroll ini agak licin, sehingga awalnya aksi gulung-menggulung yang kami lakukan justru seringkali tidak tepat sasaran.
Fisiknya pun cantik, ditambah dengan kemampuannya untuk ber-dwi fungsi. Cocok bagi mereka yang suka produk yang tidak cuma berkinerja bagus tetapi juga berpenampilan keren. Karena itu harganya yang agak di atas mouse rata-rata bisa saja dianggap layak, khususnya bagi pemilik notebook kelas atas seperti Apple Macintosh. O ya, karena bentuknya yang pipih, mouse ini juga enak dikantongi, alias tidak menyusahkan saat dibawa-bawa menyertai notebook.
PLUS: Ergonomis; fisik cantik; dual fungsi; batere awet; dongle kecil.
MINUS: Tombol scroll agak licin; harga agak mahal.
SKOR PENILAIAN
(maksimal 5)
SPESIFIKASI Kensington SlimBlade Media Mouse
Koneksi | Wireless 2,4GHz |
Jenis | Laser |
Tombol | 2 + tombol scroll + pad navigasi |
Kelengkapan |
|
| |
| |
| |
Dimensi | 6,2x9,9x1,8 cm |
Bobot (plus batere, dan dongle) | 120 gram |
Garansi | 1 tahun |
Situs Web | www.kensington.com |
Harga kisaran* | Rp 580.000 |
* Kensindo Prima, (021) 638-59088.
