

SEOUL, JUMAT - Media online Korea Selatan, Edaily, melaporkan rumor baru yang menyebutkan rencana Samsung Electronics mengakusisi SanDisk Corp. Jika benar, kekuatan gabungan keduanya bakal menguasai pasar memori dunia.
Sebab, selama ini SanDisk yang bermarkas di Milpitas, California dikenal sebagai penyedia memori flash paling besar di dunia. Sementara Samsung merupakan produsen memori NAND dan DRAM terbesar di dunia.
Teknologi NAND digunakan pada memori flash yang digunakan dalam perangkat digital seperti kamera, pemutar musik, dan ponsel. Sedangkan DRAM banyak digunakan untuk memori komputer.
Edaily melansir kabar bahwa Samsung telah menunjuk JP Morgan sebagai penasihat akusisi selama sebulan.Namun, pihak JP Morgan tidak bersedia mengomentari kabar tersebut. Begitu pula dengan Samsung maupun SanDisk.
"Kami mempertimbangkan banyak peluang terkait SanDisk namun belum memutuskan apapun," ujar James Chung, jurubicara Samsung. Ia mengatakan Samsung saat ini telah menjadi salah satu pemasok memori flash NAND ke SanDisk.
Sementara itu, SanDisk membenarkan bahwa untuk mencari peluang bisnis, beberapa kali melakukan pembicaraan dengan perusahaan lain, termasuk Samsung. Namun, SanDisk tak bersedia memberikan komentar terhadap rumoe pasar yang beredar tersebut.
Samsung mulai memperkuat industri memorinya melalui akusisi pertamanya terhadap Transchip Israel Ltd pada Oktober 2007. Samsung membeli perusahaan pengembang sensor image yang bermarkas di Tel Aviv itu dan menjadikannya sebagai salah satu pusat riset dan pengembangan baru.
