Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
UI Kembangkan E-Learning
Rabu, 19 November 2008 | 12:27 WIB
|
Share:

 

JAKARTA, RABU - Teknologi aplikasi berbasis open source (OS) dapat turut meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di universitas. Salah satu institusi yang turut mengutilisasikan aplikasi OS adalah Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia, yang mengembangkan jaringan perpustakaan digital Lontar, serta Student Center E-Learning Environment. Kedua fasilitas ini dipercaya turut menciptakan atmostif akademis yang kondusif di kampus.

 

Jaringan perpustakaan digital Lontar merupakan suatu aplikasi perpustakaan virtual yang memungkinkan mahasiswa mencari informasi apa pun, di mana pun, dan kapan pun. Perpustakaan ini merupakan integrasi antarperpustakaan di lingkungan Universitas Indonesia , serta beberapa institusi pendidikan lainnya, seperti STMIK Microskill di Medan, dan Universitas Riau.

"Kami berharap, koleksi masing-masing perpustakaan tidak lagi terisolasi dan dapat saling memperkuat. Pada dasarnya, tidak satu satu perpustakaan pun ya ng memiliki koleksi paling lengkap di semua disiplin ilmu," papar Zainal Arifin Hasibuan, peneliti Fasilkom UI kepada Kompas.com, Rabu (19/11) di sela-sela acara Asia-Africa Conference on Open Source yang diselenggarakan Kementerian Riset dan Teknologi di A uditorium Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Jakarta.

 

Sementara itu, Scele, yang source codenya berasal dari Moodle, merupakan suatu aplikasi pendukung kegiatan belajar-mengajar yang di dalamnya terdapat fitur-fitur, seperti forum diskusi, course materials, kuis online, dan sebagainya. Dengan demikian, mahas iswa tidak hanya dapat belajar pada saat jam kuliah, namun juga di waktu-waktu lainnya.

 

Zainal mengakui, dengan adanya OS, dirinya merasa tertantang untuk melakukan kreativitas dan inovasi. Alumni Institut Pertanian Bogor ini juga mengaku tidak mendapatkan kendala dalam mengimplementasikan aplikasi berbasis OS di kampus.

"Dalam hal sumber da ya manusia, kami relatif mudah mendapatkannya karena kami institusi pendidikan. Dalam hal teknis, apa yang kita kerjakan, orang lain juga mengerjakannya. Jadi, ada proses sharing antarkomunitas open source," ujarnya.

 



KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved