

JAKARTA, KAMIS - Pelanggan seluler Indosat pada 2008 diklaim mencapai 36,5 juta atau tercatat bertambah sekitar 12 juta pelanggan dalam setahun. Jika benar, ini merupakan penambahan jumlah tertinggi bagi perusahaan telekomunikasi di Indonesia.
"Hingga 2008 Indosat melayani 36,5 juta pelanggan seluler dengan market share 28,6 persen," kata Direktur Utama PT Indosat Tbk., Johnny Swandi Sjam, di Jakarta, Kamis (26/2). Sebanyak 97,5 persen adalah pelanggan prabayar (Mentari dan IM3) dan 2,5 persen adalah pelanggan pascabayar (Matrix).
Ia mengatakan, sampai sejauh ini tiga lini usaha Indosat yang terdiri dari seluler, data tetap, dan telepon tetap terus bertumbuh dan memberikan kontribusi terhadap pencapaian kinerja perusahaan yang kuat pada 2008.
Seluler, layanan data tetap (multimedia, komunikasi data, dan internet) dan layanan telepon tetap memberikan kontribusi masing-masing sebesar 76 persen, 15 persen, dan 9 persen terhadap pendapatan perusahaan konsolidasi.
Penambahan 12 juta pelanggan tersebut telah sesuai target dan merupakan penambahan bersih tahunan tertinggi selama ini. Meskipun kompetisi tarif masih berlanjut, tetapi Indosat menyatakan masih tetap berhasil mencapai EBITDA margin sebesar 50 persen.
Menurut Johnny, depresiasi rupiah menyebabkan kerugian pada nilai tukar mata uang asing yang memberikan dampak pada laba bersih. Laba bersih Indosat tercatat turun 8 persen, mencapai Rp 1,88 triliun sampai dengan akhir 2008 yang terutama disebabkan oleh depresiasi rupiah dari Rp 9,393 pada Desember 2007 menjadi Rp 10,950 pada Desember 2008
"Belanja modal (capex) 2008 sebesar Rp 13,07 triliun termasuk untuk penggelaran jaringan lebih dari 3.400 BTS baru," katanya.(ANT)
