

LONDON, SENIN — Staf karyawan kantor pemasaran di London hari itu terkejut, Apple PowerBook-nya tiba-tiba mengeluarkan asap. Maka, ia pun memanggil Manajer TI-nya. Ketika Steven, Manajer TI perusahaan yang tidak mau disebutkan namanya itu tiba, asap sudah mereda. Maka, ia pun mengangkat notebook tersebut dan membalikkannya.
Tak lama kemudian, notebook ia letakkan kembali. Untung saja, sebab mendadak notebook itu meledak, dengan lidah api menjulang setinggi 1,8 meter. Asap tampak keluar dari baterai, yang kemudian diikuti oleh percikan api.
Lalu tiba-tiba bummm, notebook pun meledak lagi dengan lidah api yang menjilat-jilat tinggi. Steven yang ketakutan pun membunyikan alarm kebakaran dan lari keluar ruangan. Beruntung ia keluar karena jilatan api ternyata mencapai langit-langit.
Tabung pemadam api pun segera digunakan. Begitu isi tabung habis, api kembali membara. Baterai laptop tampak meleleh dan merah membara.
Menurut Steve, usia PowerBook itu antara 3 dan 4 tahun. Ia mengatakan tahu kalau beberapa waktu lalu baterai PowerBook ditarik dari pasar, dan kemungkinan baterai ini adalah salah satunya.
Saat ini, perusahaan sedang mengecek semua MacBook yang dimilikinya untuk melihat, apakah ada yang dibeli pada saat yang sama dengan laptop yang meledak, dan juga memeriksa semua baterainya.
