Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
Intel Berambisi Tingkatkan Rasa Butuh Komputer di Indonesia
Kamis, 12 Maret 2009 | 11:06 WIB
|
Share:
Rita Ayuningtyas
Channel Business Director Intel Indonesia, Singgih Adwiarto.

BOGOR, KOMPAS.com-Intel berencana meningkatkan pemenuhan keinginan masyarakat Indonesia menggunakan komputer hingga 50 persen dari total kebutuhan. Rencana ini akan dijalankan mulai 2009 hingga dua tahun mendatang.

Perlu diketahui, saat ini, pemenuhan keinginan masyarakat akan komputer hanya mencapai 34 persen dari total kebutuhan.

"Dua tahun ke depan kami berharap keinginan orang untuk menggunakan komputer mencapai 50 persen. Sekarang kan masih 34 persen. Seperti yang dikatakan Presiden SBY, negara ini itu berbasis resource dan knowladge," ujar Channel Business Director Intel Indonesia, Singgih Adwiarto, dalam presentasinya di Intel Media Camp, Cisarua, Bogor, Kamis ( 12/3 ).

Untuk itu, Intel akan melakukan training (pelatihan) kepada beberapa penjual PC. Kalau perlu, lanjutnya, Intel akan melakukan 1:1 training. Artinya satu trainer untuk satu penjual. Agar mereka dapat menerangkan kepada konsumen apa arti penting komputer. Pada akhirnya, diharapkan, masyarakat merasa butuh komputer, seperti halnya telepon seluler dan sepeda motor.

Dia mengatakan Intel juga akan menggalakkan program Cerdas dengan Komputer. "Akan kami lakukan di 44 kota di seluruh Indonesia," kata dia.

Country Manager Intel Indonesia, Budi Wahyu Jati, menuturkan Intel akan menekankan pada relevansi komputer, sehingga masyarakat akan merasa barang tersebut merupakan kebutuhan yang sulit terpisahkan, seperti halnya telepon seluler. "Itu jauh lebih penting dari harga," jelasnya.

Namun, Intel corp menyadari tantangan untuk meningkatkan rasa butuh ini. Mengingat, lanjut Singgih, letak geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan.

 



KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved