Harta Wiranto Rp 81 M, Naik Rp 35 M

Hindra Liu

JAKARTA, KOMPAS.com — Hasil verifikasi tim Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wiranto menunjukkan harta mantan Panglima ABRI ini mencapai Rp 81 miliar.

Direktur Gratifikasi KPK Lambok Hutauruk mengatakan, jumlah ini berubah dari laporan harta kekayaan yang pernah dilaporkan Wiranto sebelumnya pada tahun 2004 yaitu sebesar Rp 46 miliar dan berbeda sekitar Rp 3 miliar dari laporan Wiranto ke KPK beberapa hari lalu. "Terjadi kenaikan sekitar Rp 35 miliar dari laporan sebelumnya di tahun 2004," tutur Lambok setelah melakukan verifikasi selama tiga setengah jam di kediaman Wiranto, Rabu (20/5) di Bambu Apus, Jakarta Timur.

Mayoritas perubahan disebabkan kenaikan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) yang semula berjumlah Rp 23 miliar menjadi Rp 70 miliar. Kemudian ada pertambahan harta tak bergerak sekitar Rp 8,5 miliar. Penambahan juga terjadi di unsur surat berharga. Ada penambahan nilai dari Rp 800 juta ke Rp 1,2 miliar.

Meski banyak penambahan, penurunan nilai juga terjadi, antara lain pada unsur alat transportasi dan jumlah rekening. Penurunan nilai alat transportasi terjadi karena ada proses jual dan beli. Ketika melapor pada tahun 2004, jumlah nilai alat transportasi Wiranto berkisar Rp 1,34 miliar. Sementara kini, jumlahnya menjadi Rp 1,2 miliar. Penurunan di jumlah rekening cukup drastis, sekitar Rp 9,7 miliar.

Lambok berharap besok timnya sudah dapat menyerahkan hasil verifikasi harta kekayaan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Kami berharap KPU sudah bisa menerimanya besok, sehingga Senin bisa diumumkan," tandas Lambok.

Editor:

 

TERBARU
Gadget
Minggu, 21 Desember 2014 08.02 WIB
Harga Cetak Foto Kamera Instan ini Cuma Rp 37
Internet
Minggu, 21 Desember 2014 07.28 WIB
FBI Resmi Sebut Korut Dalangi Peretasan Sony Pictures
Gadget
Sabtu, 20 Desember 2014 17.09 WIB
Color OS Punya Banyak Tema Menarik
Internet
Sabtu, 20 Desember 2014 12.07 WIB
Tiga Wejangan Menkominfo untuk Operator 4G LTE
Internet
Sabtu, 20 Desember 2014 10.40 WIB
Kisah Biro 121, Tentara Cyber Korea Utara
TERPOPULER
Selasa, 16 Desember 2014 10.46 WIB
Ramalan Steve Jobs Tahun 1985 Kini Jadi Kenyataan
Minggu, 14 Desember 2014 15.39 WIB
Jangan Klik "Cewek Mabuk" di Facebook, Bisa Bikin Malu
Minggu, 14 Desember 2014 16.18 WIB
Kena Godaan "Gadis Mabuk" di Facebook, Ini Penangkalnya
Jumat, 19 Desember 2014 11.23 WIB
Adegan Film Tewasnya "Kim Jong Un" Beredar di YouTube
Jumat, 19 Desember 2014 14.11 WIB
Video Jeritan Saat Turbulensi Beredar di YouTube
Kamis, 18 Desember 2014 15.52 WIB
Cara Beli Aplikasi Android dengan Potong Pulsa