
JAKARTA, KOMPAS.COM — Rahasia utama yang membuat Acer Aspire Timeline tahan hingga 8 jam adalah penggunaan teknologi pendingin seperti pada mesin jet yang dikombinasikan prosesor kelas ultra-low voltage Intel. Meski demikian, notebook ini tak mengabaikan kualitas penampilan.
"Baterai yang digunakan tidak lebih besar dan berat dari notebook lainnya," kata Husain Halim, Brand Manager Acer Indonesia, saat peluncuran di Jakarta, Kamis (28/5). Tebalnya hanya sekitar 1 inci atau 2,5 cm. Beratnya hanya 1,6 kg untuk model yang menggunakan layar 13,3 inci, dan 1,9 kg untuk layar 14 inci.
Tampilan luarnya dengan cover alumunium sehingga tampak berkelas. Selain itu, keyboard-nya dilapisi lapisan glossy FineTip dengan tombol berukuran standar sehingga pengalaman mengetik menjadi lebih mudah dan nyaman.
Kualitas layar, kata Husain, menampilkan gambar yang lebih hidup dan kemampuan untuk dibaca dengan baik meskipun cahaya redup. Ini berkat teknologi Acer CineCyristal LED backlight display dengan 1366 x 768 HD resolution.
"Keunggulan lain adalah pencahayaan yang tinggi dan waktu respons yang cepat untuk pemutaran media serta dilengkapi dengan Dolby Sound Room yang menawarkan suara spektakuler dari speaker atau headphone," katanya.
Pengguna tidak perlu khawatir dengan panas yang sering muncul setelah digunakan beberapa saat karena di dalam notebook terpasang teknologi pendingin terbaru yang digunakan pada mesin jet modern. "Pertama dan satu-satunya yang mengaplikasikan Intel Laminar Wall Jet pada notebook," katanya.
Soal kinerja, Acer menggunakan Processor Intel Core 2 Duo Ultra Low Voltage, dengan pilihan VGA dan memori DDR 3. "Kapasitas penyimpanan sampai 500 GB serta ada dukungan SSD sampai 64 GB," ucapnya.
Keunggulan lain, adanya Multi-gesture Touchpad, memberi navigasi yang mudah bagi pengguna. Cukup dengan menggunakan sentuhan searah jarum jam atau sebaliknya, maka pengguna dapat menavigasikan beberapa aplikasi yang berbeda.
Selain itu, teknologi lain adalah Powersmart Adapter yang akan menghentikan pengisian baterai ketika sudah penuh. "Powersmart Adapter mengonsumsi daya 66 persen lebih hemat sehingga dapat menghemat 1.752 watt per tahun," ucapnya.
Menurutnya, masih banyak keunggulan lain yang telah menghilangkan hambatan antara manusia dan teknologi. "Notebook ini dapat digunakan dengan mudah oleh semua kalangan dengan harga di bawah 1.000 dollar," ucapnya.
