

JAKARTA, KOMPAS.com - Mungkin banyak di antara kita yang ingat Archos sebagai merek PMP (portable media player) cantik nan canggih dari Perancis. Namun langkah Archos tidak berhenti di sana. Produsen negeri parfum ini baru saja meluncurkan sepasang laptop baru (juga PC tablet Archos 9).
Ada dua tipe laptop yang diperkenalkan Archos: 10s dan 13. Keduanya mengemaskan prosesor Intel.
Namun yang paling menarik adalah Archos 13. Pertama, karena inilah debutan Archos di arena laptop ULV (Ultra Low Voltage). Ya, Archos 13 menggunakan Intel Celeron ULV 723 dengan grafis GMA X4500 dan RAM 2GB. Laptop ini menawarkan koneksi nirkabel Wi-Fi 802.11b/g/n, harddisk 160GB, Webacm 1,3 megapixel, serta port HDMI, dan bandrol harga US$ 800.
Hal menarik lainnya, Archos 13 yang mengemaskan sistem operasi Windows Vista ini dibekali batere 10-cell! Sekadar informasi, rata-rata laptop datang standar dengan batere 6-cell. Karena itu Archos 13 bisa disebut penantang Acer Timeline yang datang dengan batere 8-cell.
Dalam hal ketipisan fisiknya pun keduanya bersaing ketat: Archos 2,7cm, sedangkan Acer 2,8cm. Begitu pula dalam hal bobot. Kendati mengemaskan batere 10-cell, bobot laptop dengan layar 13,3“ dan resolusi 1280x800 (HD) ini hanya 1,5kg, atau 0,1kg lebih berat dari Acer Timeline.
Sementara itu Archos 10s adalah sebuah netbook. Archos 10s ini sangat mirip Archos 10, tapi yang ini kemasannya sedikit lebih kecil. Spesifikasinya sama dengan mayoritas netbook lain yang sudah beredara di pasar: Intel Atom N270, RAM 1GB, layar LED 10,2”, harddisk 160GB, Wi-Fi 802.11b/g. Webcam 1,3 megapixel, 3 port USB 2.0 dengan sistem operasi Windows XP. Namun ada satu pembeda: absennya port VGA-out di Archos 10s ini diimbangi dengan hadirnya port mini-HDMI-out
Kedua laptop ini diperkirakan akan mulai beredar Agustus mendatang.
