

Penyuka lukisan pasti tak asing dengan Renoir, lengkapnya Pierre Auguste Renoir, seorang pelukis ternama dari Perancis. Ia dikenal senang melukis manusia yang sedang melakukan aktivitas sehari-hari.
Jika Renoir memakai kuas dan kanvas, pengguna LG KC910 memakai kamera untuk menangkap momen-momen menarik di sekitarnya dan menuangkannya dalam foto atau video beresolusi sampai 8MP. Layar sentuh yang relatif luas dan pengoperasiannya yang banyak mengandalkan sentuhan benar-benar membuat kita merasa seperti pelukis.
Desain
Sinyal menemukan banyak adaptasi LG Cookie pada LG Renoir. Yang langsung menohok mata tentu saja tampilan wajah LG Renoir. Lihat saja layar sentuh yang lebar maupun trio tombol Call-Shortcuts-End call/on-off di bawah layar.
Yang juga tak berubah adalah letak port koneksi dan pasangan tombol pengunci-tombol kamera. Tapi ada pertukaran tempat antara tombol volume 2-arah dan slot MicroSD.
Perbedaan utama terletak pada bahan casing; LG Renoir memakai casing glossy. Jika Anda pernah melihat Samsung Omnia, seperti itulah casing Renoir ini.
Stylus pun tak tersimpan dalam bodi, melainkan disediakan sebagai asesori gantung yang bisa ditalikan di lubang tali gantungan ponsel.
Sekadar mengingatkan, senggolan tak sengaja pada layar sentuh masih merupakan gangguan utama pada peranti berlayar sentuh. Tombol pengunci layar yang ada di kanan bodi itu sangat membantu mempermudah "penguncian" layar dari sentuhan tak sengaja. Tinggal pencet satu kali dan layar langsung terkunci. Begitu pula cara membuka kunciannya. Cara lain adalah dengan menekan-tahan jari di atas icon bergambar gembok di dalam layar sentuh.
Seperti Cookie, sisi bawah layar sentuh Renoir dihuni icon ke keypad virtual, daftar kontak, Messaging, dan menu utama. Yang berbeda, Renoir memasang icon bertanda W - dari widget - untuk menampung "pita" menu ekstra.
Kita tinggal seret icon aplikasi yang ada di pita tersebut ke tengah layar untuk mengaktifkannya. Kalau sudah bosan, tinggal seret kembali icon tadi dari layar ke pita widget.
Perbedaan lain yang kami perhatikan adalah layar 3D. Pada Cookie, bila bagian kosong layar "digesek" ke samping, layar akan bergeser dan menampilkan home screen baru. Ini tak ada di Renoir.
Yang masih sama adalah bila kita ketuk barisan icon di sisi atas layar, akan tampil Status Summary. Dalam layar ini kita bisa melihat rangkuman status, plus pintasan untuk menyetel Profiles, ringtone, WiFi dan Bluetooth dengan cepat.
Kamera
Menurut catatan Sinyal, sudah banyak pabrikan yang menelurkan ponsel berkamera 8MP. Tapi LG Renoir tetap terasa berbeda. Salah satunya adalah pemakaian lensa buatan Schneider-Kreuznach - nama yang tak asing lagi di dunia lensa kamera - untuk kamera utama. Ada lampu flash menemaninya.
Menggeser-buka tutup lensa kamera akan langsung mengaktifkan Camera. Bila hanya memencet-tahan tombol kamera padahal lensa masih tertutup, layar akan memunculkan peringatan untuk membuka cover lensa.
Perpindahan moda antara Camera dan Video recorder bisa dilakukan dengan cepat dengan mengetuk icon-nya di pojok kiri atas layar.
Meski tak ada cermin mini, kita tetap dapat bikin foto narsis karena ada kamera sekunder. Kamera ini ditempatkan di kiri atas layar. Kami tak menemukan icon pintas untuk pindah dengan cepat ke kamera tersebut; agaknya kita harus sedikit repot masuk ke menu Settings, pilih Preview, dan ketuk Inner camera.
Foto yang bisa dijepret tentu saja maksimal berukuran 8M (3264x2448). Setting terlihat lengkap; termasuk sejumlah opsi Scene mode, adanya Blink detection, Macro, Self-timer, ISO, Backlight compensation, Image stabilization, Face tracking pada Focus, dan Geo-tagging. Shot mode pun menyediakan sejumlah opsi menarik, di antaranya Smile shot dan Beauty shot.
Maksimal Video size untuk video adalah 640x383, dengan Duration antara Normal atau MMS. Selain Noise-free Microphone, setting lain terlihat standar. Kami melihat ada Recording speed dengan opsi Slow-Motion Recording, Normal dan Fast-Motion Recording.
Hiburan
LG mengatakan bahwa speaker Renoir didukung teknologi Dolby Mobile. Tak heran suara yang dihasilkannya terdengar jernih. Tombol volume 2-arah ada di kanan bodi, ujung atas.
Jika lebih suka menyendiri, kita bisa pakai headset. Hanya, karena port-nya berbagi antara port charger dan kabel data, otomatis kita tak bisa pakai headset ketika ponsel sedang diisi ulang batere atau transfer data. Ini akan terasa mengganggu bagi yang hobi dengar radio.
FM radio, seperti biasa, mewajibkan kita colok headset lebih dulu. Disediakan Auto scan yang dipakai untuk mencari frekuensi terbaik di area tersebut. Ada juga Listen via speaker untuk mendengarkannya dari speaker eksternal.
Seperti halnya Cookie, kita bisa bermain game yang manfaatkan sensor gerak. LG memasukkan lebih banyak game di Renoir. Sinyal tidak menemukan pemakaian sensor ini untuk ganti wallpaper atau pindah lagu. Mungkin ini bisa jadi pilihan menarik di versi premium berikutnya.
Konektivitas
Port MicroSD ada di sisi bodi tentu memudahkan akses. Pada saat artikel ini ditulis, belum ada konfirmasi apakah dalam paket akan diberikan ekstra MicroSD.
Ketika ponsel terkoneksi ke PC via kabel data, opsi USB connection mode yang muncul antara lain Mass storage, PC suite, dan Music sync. Kita bisa memilih salah satu opsi sebagai default dari Settings > Connectivity > USB connection.
Yang menyenangkan, Renoir sudah mendukung 3G. Pada unit demo yang kami terima, setting internet operator sudah dimasukkan sehingga Browser dan Google mudah terkoneksi. Pilihan lain, kita bisa pakai WiFi untuk terkoneksi ke internet.
DENGAN KATA LAIN...
Kombinasi yang unik atas kemampuan antar muka layar sentuh, Dolby Mobile untuk musik dan dukungan terhadap Wi-Fi dan A-GPS menjadikan Renoir sebagai master piece dalam perponselan.
Sumber: Sinyal
PLUS : Kualitas kamera mantap, pemutar video bagus, menu mudah dipakai.
MINUS : Badan agak tebal, layar sentuh kadang kurang responsif.
Spesifikasi: LG KC910 Renoir
Jaringan : GSM 900/1800 MHz
Bentuk : Bar
Dimensi : 108x56x15 mm
Bobot : 112 gram
Batere : Li-ion 3,7V 1000mAh (LGIP-580A)
Waktu siaga : rata-rata 4 hari
Waktu bicara : rata-rata 5 jam
Layar : Touchscreen, 3”, TFT
Memori tambahan : MicroSD
Konektivitas antar peranti : Kabel data, Bluetooth, WiFi
Konektivitas internet : GPRS
Kamera : 8MP; ada lampu kilat
Ringtone : Polifonik
Messaging : SMS, MMS, e-mail
Isi paket : Charger, kabel data, stylus, headset, manual, CD
