

JAKARTA, KOMPAS.com – Malware dan ancaman keamanan baru selalu saja muncul. Maka solusi keamanan bisa dengan cepat menjadi usang. Apalagi menurut para peneliti Symantec setiap bulan ada lebih dari 200 juta serangan, dan mayoritas merupakan ancaman baru dan dikirim via Internet.
Jumlah ancaman baru itu tidak akan bisa diimbangi oleh produsen produk sekuriti, termasuk Symantec yang menciptakan nyaris 1,8 juta definisi baru.“Melihat volume sistem yang terinfeksi di dunia, satu hal yang sangat jelas: perlindungan keamanan dasar tidak cukup baik,” kata Rowan Trollope (Senior Vice President, Consumer Business Unit, Symantec) dalam rilis persnya.
Karena itulah Symantec Corp. memperkenalkan standar baru untuk seluruh aspek perlindungan. “Dengan ’Quorum’ kami dapat menghentikan para penjahat cyber tersebut, meskipun kami belum pernah melihat bentuk ancaman mereka sebelumnya,” kata Trollope.
Quorum adalah nama sandi sistem perlindungan baru Symantec yang berbasis “bahan-bakar” signature malware tradisional, dan”bahan bakar” reputasi baru dengan sistem kendali cerdas yang memilih pendekatan yang lebih cocok untuk menangani ancaman spesifik yang dihadapi.
Selain memperkenalkan deteksi ancaman berbasis reputasi, Project Quorum juga mempertimbangkan kembali aspek-aspek fundamental lain, seperti pemberitahuan status keamanan, penghilangan ancaman, antispam dan kontrol orang tua (parental control).
Wujud produknya sendiri adalah Norton Internet Security 2010 dan Norton AntiVirus 2010. Kedua produk ini akan diluncurkan resmi pada Oktober 2009. Namun saat ini Anda sudah dapat mencicipi versi beta-nya.
Jika tertarik dengan Norton Internet Security 2010 beta, silakan kunjungi www.norton.com/nis2010beta. Sedangkan untuk Norton AntiVirus 2010 beta, menujulah ke www.norton.com/nav2010beta. Para penjajal versi beta ini disarankan untuk memberi masukan dan berbagi pengalaman di forum online Norton Public Beta Forum.
