Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
Telkom, CDMA Pertama Terapkan SMS Panjang
Selasa, 14 Juli 2009 | 14:47 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com -  PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) selaku operator Fixed Wireless Access (FWA), menjadi operator CDMA pertama di dunia yang menerapkan Long Message Service (LMS) pada layanan FWA Telkom Flexi.Melalui Flexi LMS (Long Message Service) pelanggan Flexi dapat mengirim dan menerima pesan teks dengan karakter lebih panjang atau lebih dari 160 karakter.

"Berbeda dengan teknologi GSM yang telah lama menerapkan layanan SMS panjang, para pelanggan operator CDMA selama ini belum bisa menikmati layanan tersebut," ujar Vice President Public and Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia, Selasa (14/7) di Jakarta.

Dijelaskan Eddy Kurnia, salah satu layanan seluler maupun FWA yang sangat populer adalah layanan pesan singkat/SMS (Short Message Service). Beberapa hal yang mendukung kepopuleran SMS adalah, kemudahan penggunaan, kompatibilitas dengan semua jenis handset yang ada di pasaran, serta tarif yang relatif murah.

Walaupun pada awalnya layanan SMS sesuai namanya dimaksudkan hanya untuk pengiriman pesan teks singkat, tapi dalam perkembangannya ban yak pelanggan yang memanfaatkan layanan ini untuk mengirimkan pesan teks yang cukup panjang.

Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap layanan LMS tersebut, Telkom sebagai operator FWA dengan teknologi CDMA terbesar di Indonesia mengembangkan dan mener apkan suatu standar LMS khusus untuk teknologi CDMA, sehingga Telkom menjadi operator CDMA pertama di dunia yang berhasil mengembangkan dan menerapkan layanan LMS.

"Dengan hadirnya layanan Flexi LMS, tentunya memberikan nilai tambah, karena dengan demikian pelanggan Flexi dapat mengirim dan menerima pesan teks panjang secara utuh dalam satu pesan," kata Eddy Kurnia. "Selain itu, Flexi LMS bisa mengirim atau menerima pesan dari CDMA ataupun GSM," tambahnya.

Benefit Flexi LMS bagi pelanggan adalah Praktis tanpa registrasi, Ekonomis sesuai dengan jumlah SMS yang dikirim, Mudah, seperti membuat SMS biasa, dan Cakupan Terluas di seluruh layanan Flexi. Adapun penghitungan tarifnya berdasarkan halaman pesan yang dikirimkan (per 153 karakter) dengan tarif normal.

Inovasi yang dihadirkan Flexi ini diyakini akan mendapat sambutan baik dari pelanggan, seperti halnya pada layanan FlexiBROWSER yang memanfaatkan teknologi mutakhirBREW yang belum lama ini diperkenalkan kepada masyarakat.

Sesuai dengan tag line Bukan Telepon Biasa, Telkom terus berupaya menjadikan Flexi sebagai produk yang bisa memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan, jelas Eddy Kurnia. Menurutnya, dengan 4.540 BTS (Base Tranceiver Station) dan cakupan layanan di lebih dari 320 kota di Indonesia, menjadikan Flexi semakin dekat dengan masyarakat.   


Ketika Calon Dokter Jadi Pengusaha Start-up Digital

Di balik aplikasi SpotDokter...

KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved