

JAKARTA, KOMPAS.com – Headset Bluetooth ultra-tipis pertama di dunia untuk notebook, begitu klaim Newton Peripherals tentang produk yang bernama MoGo Talk ini. Headset ini bisa disimpan dan di-charge di dalam slot kartu ExpressCard sebuah notebook. Dengan demikian, headset selalu siap sedia untuk dipakai bertelepon via Skype, VoIP, atau ponsel.
“Kami meneliti semua headset Bluetooth yang ada di pasar, mulai dari produsen papan atas sampai Jawbone dan Plantronics, dan menemukan bahwa konsumen selalu terkendala oleh keharusan mengisi daya dan menyimpan headset Bluetooth-nya, tidak peduli betapa pun bagusnya kualitas audio dan noise suppression,” kata Stuart Nixdorff (CEO, Newton Peripherals). “Semua headset Bluetooth di pasar saat ini tidak nyaman dipakai. Tidak ada orang yang suka ketika mau membuat panggilan ternyata headset-nya mati; dan tidak ada orang yang mau membawa-bawa sekantong kabel, charger untuk mendampingi headset yang besar. Apa gunanya headset jika tidak ada dayanya dan tidak nyaman dikantongi?”
Desain MoGo Talk memang berbeda dari kebanyakan headset Bluetooth. Alih-alih kombinasi earbud/earloop, Mogo Talk menggunakan sebuah eartip karet tipis yang fleksibel yang menyesuaikan diri dengan bentuk telinga, sekaligus memblokir suara luar (noise).
Headset ini dirancang dengan memikirkan produsen komputer OEM.
Selain MoGo Talk, Newton Peripherals menawarkan berbagai periferal ultratipis lain, antara lain MoGo Mouse. MoGo Mouse adalah sebuah mouse Bluetooth setipis 5mm yang juga disimpan dan diisi dayanya di dalam laptop.
MoGo Talk yang berbobot 9 gram dengan dimensi 2,4x5x0,5 cm ini sudah bisa dibeli di www.mogostore.com. Harganya US$ 99,99.
