
KAIRO, KOMPAS.com — Tak lama setelah karakter non-Latin bisa digunakan untuk pengalamatan situs web, Mesir menjadi negara pertama yang mengusulkan nama domian baru dengan huruf Arab. Domain tersebut menggunakan karakter Arab yang terbaca ".masr" berarti Mesir.
Menteri Teknologi Mesir Tarek Kamel, Senin (16/11), mengharapkan agar hal tersebut dapat makin memopulerkan penggunaan internet di negara berkembang itu. Dengan hadirnya konten dan alamat web berbahasa Arab, internet diupayakan menjangkau lapisan masyarakat lebih luas yang lebih familiar dengan budaya lokal.
"Internet kini berbahasa Arab," ujar Kamel senang dalam pembukaan Internet Governance Forum. Menurutnya, domain baru merupakan momentum yang sangat penting bagi Mesir. Pendaftaran domain baru berbahasa Arab diyakini akan menarik investasi, inovasi baru, dan pertumbuhan ekonomi.
Izin penggunaan nama domian berbahasa Arab disahkan dalam pertemuan Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), badan independen yang mengatur pengalamatan web akhir Oktober lalu di Seoul, Korea. Selain Arab, karakter non-Latin yang juga diizinkan antara lain China dan Korea.
