Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
Pasar Aplikasi Sebaiknya Digarap Lokal
Rabu, 18 November 2009 | 17:55 WIB
|
Share:
PERSDA NETWORK/BIAN HARNANSA
Indar Atmanto, Presiden Direktur Indosat Mega Media (IM2).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur Indosat Mega Media (IM2) menilai pasar aplikasi yang mulai marak di kalangan pengguna smartphone sebaiknya digarap secara lokal. Hal tersebut dikatakannya saat peluncuran IMO S900, smartphone lokal pertama yang menggunakan sistem operasi Android buatan Google.

"Kita ingin industri kreatif di Indonesia tumbuh berkembang. Semua orang bisa mengembangkan aplikasi dan menjualnya sehingga timbul wirausaha-wirausaha baru," jelas Indar. Ia menyambut baik kehadiran smartphone dengan basis Android karena berbasis open source sehingga semua orang bisa memodifikasi aplikasi apapun secara bebas.

Untuk menjembatani antara pengembang dengan konsumen, IM2 menyediakan i-pay sebagai layanan pembayaran online berbasis voucher. i-pay saat ini telah melayani jasa pembayaran untuk bursa berbagai konten seluler, seperti penjualan musik, pemesanan buku, karangan bunga, pakaian dan sebagainya.

Dengan suburnya pengembangan konten dan aplikasi tersebut, Indar memperkirakan laju pertumbuhan komunikasi data akan semakin cepat. Bahkan bukan tidak mungkin sebuah handset hanya digunakan untuk mengakses data.

"Saya kira fenomena ke depan data akan dinikmati terpisah dari voice jarena semakin banyak kontennya. Di kantong kanan untuk data, sementara kantong kiri untuk telepon dan SMS," ujar Indar.


Pengguna Mig33 Sudah 50 Juta, Bagaimana Caranya?

Mig33 menjadi Facebook-nya...

KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved