Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
"BIS Lite" dan "BIS Social" Jadi Senjata Baru XL
wah | Jumat, 11 Desember 2009 | 20:00 WIB
|
Share:
KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTO

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam waktu dekat, PT Excelcomindo Pratama (XL) akan menambah dua lagi pilihan paket langganan BlackBerry. Menurut Joy Wahjudi, Direktur Commerce XL, hal tersebut untuk memenuhi tuntutan pelanggan di Indonesia dan meraih pangsa pasar baru untuk menambah jumlah pelanggannya.

"Kita lagi finalisasi tarif. Ada dua program tambahan BIS Lite dan BIS Social," kata Joy Wahjudi, Direktur Commerce XL saat jumpa pers peluncuran BlackBerry Onyx di Jakarta, Jumat (11/12/2009) sore. BlackBerry Internet Services (BIS) merupakan salah satu model langganan BlackBerry yang selama ini lebih banyak menyedot pelanggan konsumer daripada korporat di Indonesia.

Di tempat sama, Budi Harjono, Head of Mobile Data Services XL mengatakan kedua layanan baru tersebut akan memberikan pilihan bagi pengguna yang tidak membutuhkan semua paket layana BlackBerry saat ini yang berupa akses internet, chatting, jejaring sosial, dan email. Tarif langganannya pun bakal lebih menarik.

Budi menjelaskan, BIS Lite ditujukan untuk pelanggan yang membutuhkan layanan email dan chatting saja. Facebook dan Browsing internet tidak masuk dalam paket langganan ini dan akan dikenakan tarif normal sesuai penggunaan data.

Sementara BIS Social, jelas Budi, ditujukan untuk pengguna yang lebih banyak menggunakan BlackBerry untuk mengakses situs jejaring sosial seperti Facebook dan MySpace. Paket BIS Social hanya mencakup email dan layanan jejaring sosial, sementara untuk akses browsing internet dikenakan tarif data biasa.

"Sebenarnya paket ini keluar untuk menanggapi respon masyarakat bahwa BB bukan hanya untuk kerja," ujar Budi. Meski demikian, kata Budi chatting dan jejaring sosial pun kini bagi sebagian orang juga jadi alat bisnis. Kapan keluarnya Budi masih enggan membocorkan.

Menurutnya, paket-paket tersebut susuai dengan karakterikstik pelanggan BlackBerry di Indonesia yang tergolong unik dibandingkan negara lain karena jumlah pelanggan konsumer lebih banyak daripada korporat. Pertumbuhannya juga sangat tinggi, dalam setahun terakhir naik enam kali lipat dari sekitar 100.000 pelanggan di akhir 2008 menjadi sekitar 700.000 pelanggan saat ini.



KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved