Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
Jibril Curhati Adiknya Soal Noordin M Top
Yogi Gustaman | wsn | Selasa, 23 Februari 2010 | 13:05 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Pendiri sekaligus pemilik situs arrahmah.com, Muhammad Jibriel Abdul Rahman menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/02/2010). Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap terdakwa. Jibriel diduga terlibat sebagai pemberi dana operasional kelompok teroris dalam pengeboman Hotel JW Mariott dan Ritz-Carlton 17 Juli 2009 lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa dugaan tindak pidana terorisme Muhammad Jibril pernah curhat kepada adiknya Ahmad Isrofil Mardhotillah soal pertemuannya dengan mantan gurunya Noordin M Top. Noordin pernah mengajar Jibril di Ponpes Lukmanul Hakim, Johor, Malaysia pada 1998 silam. Curhat itu dilakukan Jibril menggunakan email.

Itu analisa dan dakwaan yang dituduhkan. Pasti ada rekayasa.

Demikian dakwaan jaksa penuntut umum Firmansyah di dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/2). "Pada tanggal 23 Agustus 2008 terdakwa mengirim email kepada adiknya Ahmad Isrofil Mardhotillah di Mekkah dengan menggunakan akun email princeofdiary@yahoo.com ke akun email aimil85@yahoo.com," ujar Firmansyah.

Dikatakan Firmansyah, email aimil85@yahoo.com tidak lain email Isrofil yang saat itu belajar di Mekkah. Hasil curhat Jibril didapat setelah memeriksa barang bukti digital Nomor: BB-81A/VIII/2009/Cyber tanggal 27 Agustus. Pengecekan yang dilakukan PT Telkom menunjukkan email tersebut dikirim dari IP Adress No. 125.161.143.246 beralamat di Jalan River Park II Graha 5 No. 4 Sektor VII Bintaro Jaya. Alamat ini adalah kantor Ar Rahmah Media Group milik Jibril.

Dalam emailnya, Jibril menuliskan peristiwa pertemuan dengan Noordin M. Top yang dalam email tersebut berinisial N. Disebutkan Noordin ditunjuk sebagai pengganti Dr Azhari yang meninggal di Malang. Demikian namanya juga memakai inisial DR AZ. "Tadi abang bertemu ustad N. Panjang ceritanya. Kita berbicara lama dalam mobil. Terkejut aku. Seperti biasa dia," demikian tulis Jibril.

Namun, seusai persidangan Jibril menolak adanya pertemuan dengan Noordin dan Saefudin Zuhri seperti tertulis dalam email tersebut. Ia mengatakan email dan akun yang dimaksud sudah diambil alih polisi. "Seperti email, itu sudah banyak yang akan kita sangkal. Adik saya tidak pernah menerima email tersebut. Itu analisa dan dakwaan yang dituduhkan. Pasti ada rekayasa," bela Jibril.


Pengguna Mig33 Sudah 50 Juta, Bagaimana Caranya?

Mig33 menjadi Facebook-nya...

KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved