Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
Google Kemungkinan Hengkang dari China
wah | Jumat, 19 Maret 2010 | 17:04 WIB
|
Share:
AFP/FREDERIC J BROWN
Beberapa orang berada di luar kantor pusat Google China di Beijing, Kamis (14/1). Perusahaan mesin pencari di dunia maya ini berjanji tak terus tunduk pada upaya sensor Pemerintah China, yang kian canggih melakukan serangan-serangan cyber kepada sejumlah situs aktivis HAM. Tindakan protes ini dilakukan Google dengan risiko kehilangan pasar yang menggiurkan lantaran di China terdapat 360 juta pengguna internet.

BEIJING, KOMPAS.com — Setelah posisi usahanya di China tak jelas selama dua bulan, Google dikabarkan bakal mengakhiri layanan mesin pencariannya di Negeri Tirai Bambu tersebut. Hal tersebut dikatakan oleh mantan eksekutif Google di China, Selasa lalu.

"Tidak ada jalan bagi Google untuk kembali," ujar Peter Lui, yang sebelumnya pernah menjabat Chief Financial Officer Google China, seperti dilansir situs Business Week. Ia mengatakan, sulit bagi Google untuk tetap bertahan di China kalau harus kembali melakukan sensor terhadap kontennya sesuai aturan di China.

Menurutnya, layanan internet di China bisa tetap eksis tanpa Google karena negara itu punya layanan mesin pencarian sendiri, Baidu, yang lebih kuat saat ini. Ia berpendapat, peluang Google untuk kembali sudah berakhir.

Sebelumnya, Google memutuskan untuk menghentikan penyaringan konten pada layanannya di China mulai 12 Januari 2010 dan siap hengkang jika tak diizinkan. Kabarnya, proses negosiasi Google dengan Pemerintah China tidak pernah menghasilkan titik temu sampai saat ini. Bahkan, Pemerintah China menyatakan bahwa tindakan Google menghentikan sensor sebagai perbuatan yang tidak bertanggung jawab.

China selama ini memang dikenal ketat dalam mengatur konten internet. Pemerintah China mengharuskan semua layanan online untuk menyensor kontennya dari hal-hal yang dinilai sensitif, seperti soal demokrasi dan pornografi.


Pengguna Mig33 Sudah 50 Juta, Bagaimana Caranya?

Mig33 menjadi Facebook-nya...

KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved