Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
XL Kaji Kelayakan Implementasi LTE
wah | Senin, 26 April 2010 | 19:19 WIB
|
Share:
XL
Dari kiri ke kanan, Direktur PT Ericsson Indonesia Sigit Permana, Ericsson Regional Head of South East Asia and Oceania Arun Bansal, Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi, dan Direktur Jaringan XL Dian Siswarini dalam penandatanganan kerja sama untuk mengkaji persiapan ujicoba teknologi LTE (Long Term Evolution), di Jakarta, Senin (26/4/2010).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT XL Axiata (XL) akan menggelar kajian terhadap implementasi LTE (long term evolution) di Indonesia. Kajian tersebut untuk menilai kelayakannya sehingga saat digelar langsung bisa diserap pasar.

Kajian persiapan uji coba tersebut akan dilakukan XL dengan menggandeng Ericsson. Penandatanganan nota kesepahaman kedua belah pihak dilakukan di Jakarta, Senin (26/4/2010).

"Satu teknologi baru tidaklah mudah diaplikasikan," kata Hasnul Suhaimi, Presiden Direktur XL. "Kita mau belajar semua aspek sehingga pada waktunya efektif," lanjutnya.

Hasnul mengatakan pihaknya tidak ingin implementasi LTE senasib 3G yang tidak segera diserap karena pasar belum siap. Menurutnya kajian tersebut akan mempelajari semua aspek baik dari sisi teknis, regulasi, dukungan handset, hingga kesiapan konten dan ekpektasi konsumen.

Menurut Dian Siswarini, Direktur Jaringan XL, kajian tersebut akan dilakukan selama 3-6 bulan. Ericsson akan menyediakan perangkat LTE dari sisi core hingga radio access untuk kajian secara teknis.

Untuk melakukan uji coba LTE ini kedua belah pihak masih akan menunggu proses perijinan dari pemerintah. Uji coba ini rencananya akan diadakan pada semester kedua tahun ini. Dalam ujicoba ini Ericsson akan menyediakan perangkat dan tenaga ahlinya. Selain itu, ujicoba LTE ini nantinya juga melibatkan pemerintah dan dunia pendidikan.

LTE bisa disebut juga sebagai evolusi teknologi komunikasi seluler menuju jaringan broadband (pita lebar) IP secara menyeluruh (end to end). LTE merupakan pengembangan dari teknologi 3G dengan nama R-8 (Release-8) yang lebih difokuskan ke arah kecepatan data transfer yang lebih tinggi dibandingkan dengan 3.5 G (HSPA+). Maksimum kecepatan data transfer bisa mencapai 100 Mbps. Kelebihan LTE juga bisa memanfaatkan sebagian komponen jaringan yang sudah ada, berbeda dengan WiMAX yang harus membangun infrastruktur yang baru dari radio sampai core untuk menerapkannya.


Pengguna Mig33 Sudah 50 Juta, Bagaimana Caranya?

Mig33 menjadi Facebook-nya...

KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved