Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
Google: Sekarang Saat Tepat ke Indonesia
Tri Wahono | Kamis, 24 Juni 2010 | 16:53 WIB
|
Share:
BTELPR/ULLIL
Direktur Utama PT Bakrie Connectivity, Erik Meijer (tengah) bersama Direktur Pengembangan Asia Pasifik Google, Emmanuel Sauquet (kanan) setelah penandatanganan kerja sama, Kamsi (24/6/2010) disaksikan Komisaris Utama PT Bakrie Connectivity, Anindya N. Bakrie.

JAKARTA, KOMPAS.com — Google mengaku serius menggarap pasar Indonesia karena tingkat pertumbuhan pengguna internet berkembang dengan cepat. Indonesia dinilai raksasa internet tersebut sebagai salah satu negara dengan potensi pertumbuhan ekonomi terbesar saat ini.

"Pengguna berkembang sangat, sangat cepat. Indonesia akan mengalami perkembangan yang sangat hebat," kata Emmanuel Sauquet, Direktur Pengembangan Bisnis Google Asia, Kamis (24/6/2010). "Di sini banyak sekali komunitas online yang beragam dan sangat aktif. Ini adalah tempat yang tepat bagi kami untuk datang sekarang," katanya. Menurut Sauquet, dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya, Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.

Google menjalin kerja sama dengan Bakrie Connectivity, sebuah perusahaan internet broadband nirkabel yang baru didirikan Bakrie Telecom Tbk berbasis CDMA EVDO. Bakrie Connectivity baru saja meluncurkan modem broadband yang menggunakan web browser Google Chrome sebagai browser standar.

Penduduk Indonesia lebih dari 230 juta orang dan penetrasi pasar internet masih rendah sehingga membuat Indonesia menarik bagi perusahaan-perusahaan internet untuk meraih potensi pasar yang masih sangat potensial. Saat ini, diperkirakan ada sekitar 40 juta pengguna internet di Indonesia.

Meski demikian, Indonesia menduduki peringkat ketiga pengguna Facebook terbesar di dunia setelah AS dan Inggris dengan lebih dari 22 juta pengguna. Sebuah studi Yahoo! di Asia Tenggara menunjukkan bahwa Indonesia mengalami pertumbuhan pasar online terbesar dan tercepat di Asia Tenggara. Ini ditandai dengan pertumbuhan 48 persen pada tahun 2010 terhadap penggunaan online dibandingkan 22 persen tahun lalu. Sebagai gambaran, Yahoo! baru saja membeli situs jejaring sosial asal Indonesia, Koprol.

Sumber :
AFP

Pengguna Mig33 Sudah 50 Juta, Bagaimana Caranya?

Mig33 menjadi Facebook-nya...

KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved