

KOMPAS.com - Nokia menyadari betul bahwa pasar Indonesia sangat didominasi oleh ponsel dengan tombol QWERTY. Setelah merilis seri C3 untuk kalangan anak muda dan kelompok pemula, tak lama lagi Nokia Indonesia segera menyiapkan seri C6 dengan dua input (keyboard QWERTY dan layar sentuh).
Nokia C6 yang desainnya mengacu pada seri N97 memang disiapkan untuk pengguna yang membutuhkan ketersediaan email (mendukung Yahoo! Mail, GMail, OVI Mail) dan kepentingan aktivitas berjejaring sosial melalui Facebook. Di sisi lain, seri ini mengajak pengguna mencicipi berbagai aplikasi yang disediakan oleh OVI Store. Karena itulah, tak heran jika fasilitas jaringan nirkabelnya disediakan dalam bentuk Wi-Fi dan HSDPA.
Perbedaan antara Facebook yang ditawarkan oleh Nokia dengan ponsel brand lain adalah kombinasi antara OVI Map dengan Facebook. Lewat OVI Map, pengguna dapat men-tagging foto yang kemudian dapat di-share ke Facebook agar informasi yang ditampilkan pemilik akun Facebook lebih kaya.
Dalam uji coba yang kami lakukan menggunakan jaringan Wi-Fi, proses up load ke Facebook dari OVI Map (melalui opsi Share Location) hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit.
Faktor yang tak kalah penting dari ponsel yang menggunakan sistem operasi Symbian^1 (atau biasa dijuluki Symbian 60 versi 5.0) adalah fasilitas multimedia yang memadai. Hal ini bisa dilihat dari penggunaan kamera 5 MP yang terintegrasi dengan flash. Meskipun tak menggunakan seri Carl Zeiss, namun submenu pendukungnya sangat lengkap.
Simak pula media player dengan tambahan pengaturan kualitas audio (equalizer), juga radio FM yang masih juga digemari. Jangan lupakan ukuran layar yang seluas 3,2 inci (16 juta warna) mampu menampilkan rasio widescreen 16:9. Rasio seluas ini sangat bermanfaat ketika pengguna menyimak sebuah video dengan tampilan layar lebar.
Walaupun hanya memiliki ruang memori seluas 200 MB, namun ponsel berdimensi fisik 113,4x53x16,8 mm ini sangat mengandalkan cadangan memori dari microSD. Nokia mengklaim mampu menelan memori sampai 16 GB.
Sementara itu, Nokia Indonesia belum mengumumkan secara resmi tanggal rilis dan harga untuk konsumen. (ANDRA/FORSEL)
