Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
PAKET PENCETAK
Perangkat Multifungsi Teknologi Tinta
Senin, 12 Juli 2010 | 03:05 WIB
|
Share:
KOMPAS/RENE L PATTIRADJAWANE

Kemajuan teknologi image digital dirasakan semakin maju dan semakin memudahkan siapa saja memanfaatkan digitalisasi yang sudah menjadi bagian dari kehidupan yang tidak terpisahkan. Di Indonesia, image digital sekarang menjadi lebih marak dengan tersedianya berbagai fasilitas kamera digital yang semakin terjangkau, serta semakin banyak ponsel yang sudah menjadikan kamera sebagai standar ponsel.

Ponsel kamera dengan harga yang sangat terjangkau di bawah Rp 1 juta pun sekarang sudah dilengkapi kamera digital, dan jumlah ini mencapai sekitar 70 persen dari total pengguna ponsel yang mencapai sekitar 120 juta pengguna. Kalau satu orang memotret sehari satu foto digital, jumlah foto digital yang tersedia menjadi sangat masif.

Masalahnya, foto-foto digital ini tidak semuanya dicetak. Itu yang menjelaskan kenapa pencetak foto digital sekarang menghadapi persoalan serius karena image yang selama ini dibagi rasa dengan handai tolan ataupun kerabat, sekarang cukup dipajang di situs-situs jejaring sosial, seperti Facebook dan sejenisnya.

Di sisi lain, semakin banyak kehadiran perangkat komputer dari berbagai jenis, seperti notebook, netbook, maupun desktop, jumlah pencetak digital seharusnya juga ikut meningkat. Pada kenyataannya, jumlah pencetak digital (printer) semakin menciut karena menjadi produk yang tidak menarik dan menjadi suatu keharusan untuk dimiliki semua konsumen.

Hal ini karena cara kita memindah-mindahkan data digital, termasuk foto digital, menjadi lebih mudah dengan ketersediaan akses kecepatan tinggal pita lebar (broadband) yang memungkinkan untuk menyimpan sementara data tersebut di jaringan internet, misalnya melalui e-mail.

Bekerja di rumah

Bagi Canon, perusahaan pembuat pencetak digital terbesar asal Jepang, ketika memperkenalkan produk Pixma MX357 memang tidak ditujukan kepada pangsa pasar konsumen, tetapi ditujukan sebagai produk kesatuan paket all-in-one bagi usaha kecil dan menengah dengan harga yang sangat terjangkau.

Pixma MX357 adalah perangkat yang memiliki semua fitur digital mulai dari pencetak, pemindai, pengganda, dan mesin faksimile yang memungkinkan untuk digunakan pada berbagai keperluan. Salah satu keunikan dari produk multifungsi Canon ini adalah ketersediaan sistem jaringan menggunakan kabel melalui rongga ethernet atau nirkabel dengan Wi-Fi.

Sebagai pencetak, MX357, selain mampu untuk mencetak foto digital dengan kualitas warna yang cemerlang, juga dilengkapi dengan teknologi tinta inkjet yang disebut sistem hibrida, di mana penggunaan pigmen tinta hitam dan tinta warna lainnya dipadukan untuk mampu menghasilkan garis dan teks yang hitam pekat. Sistem hibrida dengan memanfaatkan teknologi dye ink mampu menghasilkan ketajaman ketika mencetak teks di atas image foto dan bisa terbaca secara jelas.

Penggunaan perangkat multifungsi MX357 ini memiliki beragam kegunaan yang menghemat tempat dan sekaligus memperkenalkan cara pemindaian yang langsung bisa disimpan sebagai format JPEG atau PDF bagi penataan dokumentasi dan arsip. Perangkat mampu dioperasikan dalam waktu lima detik setelah dihidupkan dan menjadi ideal bagi mereka yang bekerja di rumah melakukan berbagai macam pekerjaan.(rlp)


Pengguna Mig33 Sudah 50 Juta, Bagaimana Caranya?

Mig33 menjadi Facebook-nya...

KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved