Ujicoba Pemasangan Tiang Beton, Gagal

MAGELANG, KOMPAS.com - Uji coba pemasangan tiang pancang beton (sheet pile) untuk memperbaiki jalan Magelang-Yogyakarta yang tergerus banjir lahar dingin gagal dilakukan karena pancang besi patah.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Pelaksana Teknis Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, Wilayah Magelang Selatan, Budi Sudirman, di Magelang, Rabu (2/2/2011) mengatakan kejadian tersebut diduga karena tiang pancang membentur batu besar.

"Di dalam tanah mungkin terdapat bebatuan yang tidak bisa ditembus sehingga tiang pancang besi patah," katanya.

Bina Marga Jawa Tengah melalui rekanan PT Wijaya Karya mulai melakukan perbaikan jalan dengan uji coba. Saat pengeboran dengan memakai alat crane tiang pancang besi yang digunakan patah dua meter.

Dengan kejadian tersebut maka harus memeriksa kondisi dalam tanah. Jika memang ada batu dalam tanah harus dipindahkan posisinya dengan cara menggali tanah.

"Hal ini yang membuat pekerjaan pemasangan sheet pile terpaksa tidak bisa dilakukan hari ini. Uji coba pengeboran tanah dengan tiang pancang besi adalah dilakukan memang untuk mengantisipasi kejadian seperti ini," katanya.

Perbaikan jalan yang tergerus akan selesai sesuai target meskipun pemasangan sheet pile tertunda. Perbaikan jalan ditarget dalam dua pekan sudah bisa selesai.

Perbaikan jalan tersebut akan membutuhkan sheet pile sebanyak 45 hingga 49 buah untuk jalan yang tergerus sepanjang 35 meter.

Pemasangan sheet pile itu bisa dilakukan sebanyak lima sampai enam buah sehari dengan crane sehingga target penyelesaian dalam dua minggu akan tercapai.

Jalan raya yang tergerus lahar sepanjang 35 meter, lebar tujuh meter, dan kedalaman lima meter. Sheet pile sepanjang 12 meter akan dipasang vertikal ke dalam tanah sedalam enam sampai tujuh meter sehingga tinggi sheet pile akan menjadi sama dengan permukaan jalan.

Sudirman menjelaskan, setelah semua sheet pile terpasang, jalan yang berlubang akan ditimbun pasir dan batu kemudian diaspal.

"Nanti jalan akan kembali seperti semula. Upaya ini merupakan pekerjaan darurat sebelum dilakukan rekonstruksi dan rehabilitasi total kerusakan akibat banjir lahar dingin," katanya.

Editor: Benny N Joewono

 

TERBARU
Gadget
Senin, 2 Maret 2015 17.09 WIB
Secanggih Apa Kamera Galaxy S6 dan S6 Edge?
e-Business
Senin, 2 Maret 2015 16.16 WIB
Google Plus Dipecah
Gadget
Senin, 2 Maret 2015 15.41 WIB
HTC One M9 dan M8 Apa Bedanya?
e-Business
Senin, 2 Maret 2015 15.15 WIB
Kenapa Bos "Google Plus" Hengkang?
Gadget
Senin, 2 Maret 2015 14.48 WIB
Resmikan Galaxy S6, Samsung Ledek Apple
TERPOPULER
Rabu, 25 Februari 2015 09.52 WIB
Berani "Unlock" Modem Bolt? Siap-siap Dipidana
Selasa, 24 Februari 2015 08.05 WIB
Begini Cara "BBM-an" di PC dan Tablet
Selasa, 24 Februari 2015 10.24 WIB
Arti di Balik Nama "Samsung"
Jumat, 27 Februari 2015 12.33 WIB
Dukungan untuk Ahok, dari Twitter Sampai Facebook
Rabu, 25 Februari 2015 12.22 WIB
Sony Perkenalkan Ponsel Android 4G Murah
Selasa, 24 Februari 2015 21.17 WIB
AS Pertanyakan Aturan soal "Smartphone" Indonesia
Rabu, 25 Februari 2015 08.03 WIB
Ketika Layar Xiaomi Mi4 Dijepit Kepiting
Rabu, 25 Februari 2015 11.12 WIB
Ini Cara Pemerintah "Awasi" Transaksi Dagang Online