Ujicoba Pemasangan Tiang Beton, Gagal

Dibaca:
Komentar :
KOMPAS/WAWAN H PRABOWO

Lebih dari setengah lebar badan jalan raya Yogyakarta-Magelang di Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tergerus oleh banjir lahar dingin, Minggu (23/1/2011). Badan jalan yang semula bisa digunakan empat lajur tersebut saat ini hanya tinggal tersisa satu lajur.

MAGELANG, KOMPAS.com - Uji coba pemasangan tiang pancang beton (sheet pile) untuk memperbaiki jalan Magelang-Yogyakarta yang tergerus banjir lahar dingin gagal dilakukan karena pancang besi patah.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Pelaksana Teknis Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, Wilayah Magelang Selatan, Budi Sudirman, di Magelang, Rabu (2/2/2011) mengatakan kejadian tersebut diduga karena tiang pancang membentur batu besar.

"Di dalam tanah mungkin terdapat bebatuan yang tidak bisa ditembus sehingga tiang pancang besi patah," katanya.

Bina Marga Jawa Tengah melalui rekanan PT Wijaya Karya mulai melakukan perbaikan jalan dengan uji coba. Saat pengeboran dengan memakai alat crane tiang pancang besi yang digunakan patah dua meter.

Dengan kejadian tersebut maka harus memeriksa kondisi dalam tanah. Jika memang ada batu dalam tanah harus dipindahkan posisinya dengan cara menggali tanah.

"Hal ini yang membuat pekerjaan pemasangan sheet pile terpaksa tidak bisa dilakukan hari ini. Uji coba pengeboran tanah dengan tiang pancang besi adalah dilakukan memang untuk mengantisipasi kejadian seperti ini," katanya.

Perbaikan jalan yang tergerus akan selesai sesuai target meskipun pemasangan sheet pile tertunda. Perbaikan jalan ditarget dalam dua pekan sudah bisa selesai.

Perbaikan jalan tersebut akan membutuhkan sheet pile sebanyak 45 hingga 49 buah untuk jalan yang tergerus sepanjang 35 meter.

Pemasangan sheet pile itu bisa dilakukan sebanyak lima sampai enam buah sehari dengan crane sehingga target penyelesaian dalam dua minggu akan tercapai.

Jalan raya yang tergerus lahar sepanjang 35 meter, lebar tujuh meter, dan kedalaman lima meter. Sheet pile sepanjang 12 meter akan dipasang vertikal ke dalam tanah sedalam enam sampai tujuh meter sehingga tinggi sheet pile akan menjadi sama dengan permukaan jalan.

Sudirman menjelaskan, setelah semua sheet pile terpasang, jalan yang berlubang akan ditimbun pasir dan batu kemudian diaspal.

"Nanti jalan akan kembali seperti semula. Upaya ini merupakan pekerjaan darurat sebelum dilakukan rekonstruksi dan rehabilitasi total kerusakan akibat banjir lahar dingin," katanya.

Editor: Benny N Joewono

 

TERBARU
Internet
Senin, 21 April 2014 14.39 WIB
Internet Indonesia Ketiga Terpelan di ASEAN
Gadget
Senin, 21 April 2014 13.59 WIB
Google Siapkan Android Nexus Rp 1 Jutaan?
Gadget
Senin, 21 April 2014 12.46 WIB
Ini Cara "Nge-charge" Smartphone yang Benar
Internet
Senin, 21 April 2014 11.33 WIB
"Heartbleed" Perlambat Kerja Internet
Gadget
Senin, 21 April 2014 11.00 WIB
Apple Coba Patenkan "Gesture Unlock" ala Android
TERPOPULER
Rabu, 16 April 2014 17.13 WIB
Galaxy S5 Dibongkar, Profit Samsung Terungkap
Senin, 14 April 2014 16.27 WIB
Android Lenovo 8-Core Cuma Rp 1,5 Juta?
Jumat, 18 April 2014 19.06 WIB
Tips Membersihkan File Sampah di Android
Rabu, 16 April 2014 11.27 WIB
Apple Kembali Buka Lowongan di Jakarta
Rabu, 16 April 2014 10.49 WIB
Beredar, Bocoran Tampilan Android 4.5 Lollipop
Kamis, 17 April 2014 08.10 WIB
Dijual Rp 17 Juta, Google Glass Ludes