Sempat Melambung, Saham LinkedIn Terancam Anjlok

Dibaca:
Komentar :
AFP PHOTO/STAN HONDA

Pendiri Linkedin Reid Garrett Hoffman (tengah) dan CEO Jeff Weiner (kedua dari kanan) saat penawaran saham perdana di the New York Stock Exchange, 19 Mei 2011.

NEW YORK, KOMPAS.com — Saham LinkedIn terancam anjlok sampai harga terendahnya di level 30 dollar AS per saham. Gamco Investors Inc memperkirakan hal ini akan terjadi karena para investor akan melakukan aksi jual, mengingat harga saham perusahaan jejaring profesional ini sudah kelewat tinggi.

Pada perdagangan saham di hari pertamanya, 19 Mei 2011, saham LinkedIn sempat melesat hingga dua kali lipat ke level 122,70 dollar AS per saham, dari harga pembukaan di level 45 dollar AS per saham. Namun, hari-hari berikutnya harga saham LinkedIn terus merosot. Selasa (24/5/2011), harga saham LinkedIn turun 5,2 persen ke posisi 88,30 dollar AS per saham.

Dalam pelaksanaan penawaran saham perdana atawa initial public offering (IPO), LinkedIn menjual sebanyak 7,8 juta saham. Sementara sebanyak 85,7 juta saham kelas B dikantongi oleh orang dalam dan manajer investasi. Saham kelas B ini tidak boleh dijual hingga 180 hari setelah IPO.

"Karena ketersediaan saham di pasar meningkat, harga saham bakal turun. Investor segera menjual saham ini untuk mengambil untung," ujar Lawrence Haverty, analis Gamco Investor Inc. (Kontan/Rizki Caturini)

Editor: Tri Wahono

 

TERBARU
Gadget
Kamis, 24 Juli 2014 20.20 WIB
Xiaomi Ingin Kalahkan iPhone
Hardware
Kamis, 24 Juli 2014 16.58 WIB
Ini Dia, "Penyelamat" Data di Kotak Hitam MH17
Internet
Kamis, 24 Juli 2014 15.55 WIB
Yuk, Baca Kisah Teladan Nabi
Gadget
Kamis, 24 Juli 2014 14.59 WIB
Nvidia Shield, Tablet Android untuk "Gamer"
Gadget
Kamis, 24 Juli 2014 13.49 WIB
Jam Tangan Pintar Apple Dinamai iTime?