Jual-Beli Sepeda Online di Bukalapak.com

RIANA AFIFAH

Sepeda anak-anak keluaran London Taxi dan Mini yang dipamerkan di Pameran Inabicycle di Jakarta Convention Centre, Sabtu (28/5/2011).

JAKARTA, KOMPAS.com — Semakin hari perkembangan bisnis online semakin maju. Kini shopping online tidak hanya terbatas baju, sepatu, dan gadget seperti telepon seluler, tetapi jual-beli sepeda beserta sparepart-nya pun bisa melalui internet. Situs jual-beli sepeda di Indonesia yang masuk hitungan terbesar adalah bukalapak.com.

"Gagasannya sih muncul 2009, tapi benar-benar launching awal 2010. Ya pertamanya memang untuk jual-beli semua barang. Tapi entah kenapa animo member sangat besar di sepeda," ungkap Direktur Suit Media, Fajrin Rasyid, ketika ditemui di pameran Inabicycle di Jakarta Hall Convention Centre, Jakarta, Sabtu (28/5/2011).

Ia menuturkan, saat ini sekitar 54.000 barang dengan berbagai jenis dijual di bukalapak.com. User-nya sendiri hingga saat ini sudah mencapai 30.000. Namun, dari 54.000 barang tersebut, sebagian besar adalah sepeda dan sparepart-nya.

"Hampir 20.000 barang khusus sepeda dan sparepart-nya dijual di bukalapak.com. Menurut pantauan, ini yang paling banyak dan besar, khusus untuk sepeda lho," ungkap Fajrin.

Untuk menjual barang di situs ini, harus mendaftar dulu menjadi member. Sedangkan bagi yang ingin membeli saja dapat langsung mengakses bukalapak.com dan memilih barang yang ingin dibeli kemudian bertransaksi sendiri dengan si penjual.

"Biasanya penjual dan pembeli akan langsung berinteraksi sendiri. Namun, kami juga menyediakan rekening bersama untuk menghindari kasus penipuan shopping online," tutur Fajrin.

Jadi nantinya pembeli dapat mentransfer pembayaran ke rekening bersama dan pihak bukalapak.com yang menginformasikan kepada membernya bahwa pembayaran sudah masuk. Namun, fasilitas rekening bersama ini dikenai charge sebesar satu persen saja.

"Misalnya harga barangnya satu juta, maka member yang menjual sepeda itu dikenai charge sebesar Rp 10.000. Itu sebenarnya untuk biaya kami juga kalau harus menghubungi calon pembeli atau si member itu sendiri," ujarnya.

Fajrin berharap ke depan bukalapak.com semakin ramai. Menurut dia, jika memang pangsa pasar sepeda di situs tersebut semakin besar, tidak ada salahnya untuk fokus ke jual-beli sepeda saja.

Editor: Tri Wahono

 

TERBARU
Internet
Minggu, 1 Februari 2015 20.11 WIB
Petinggi HTC: iPhone Sangat Membosankan
Software
Minggu, 1 Februari 2015 16.15 WIB
Vine Kids, Aplikasi Berbagi Video Khusus Anak
e-Business
Minggu, 1 Februari 2015 12.18 WIB
MoboMarket Pasarkan Karya Peserta GGJ 2015
Software
e-Business
Minggu, 1 Februari 2015 09.07 WIB
Galeri Gadget Usung Konsep Toko Retail Baru
TERPOPULER
Jumat, 30 Januari 2015 20.21 WIB
"Aneh, Sistem Komputer QZ8501 Dimatikan Bersamaan"
Jumat, 30 Januari 2015 15.25 WIB
Sistem Komputer QZ8501 Dimatikan Sebelum Jatuh
Rabu, 28 Januari 2015 17.02 WIB
Steve Jobs, Ramalanmu Kali Ini Meleset
Senin, 26 Januari 2015 11.24 WIB
Situs Berniaga.com Resmi Ditutup
Rabu, 28 Januari 2015 09.03 WIB
Bos Google Ramalkan "Kemusnahan" Internet
Selasa, 27 Januari 2015 15.36 WIB
Facebook Tumbang karena Serbuan "Kadal"?
Kamis, 29 Januari 2015 09.17 WIB
Ponsel Samsung Tanpa Android Laku Keras?