U19 banner dropdown

Polisi Kembali Tangkap Penipu Lewat Facebook

Dibaca:
Komentar :

Jakarta, Kompas - Aparat Subdirektorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap IK alias Awkuzu alias Christian (34) asal Nigeria, tersangka penipuan melalui jejaring pertemanan Facebook, Rabu (27/7) malam.

Siang sebelumnya, polisi menangkap Fitria alias Saniyah (32) saat mencoba mencairkan uang hasil kejahatan IK di sebuah bank di Pondok Gede, Jakarta Timur.

Kepala Subdirektorat Cyber Crime Ajun Komisaris Besar Hermawan mengungkapkan, penangkapan keduanya bisa dilakukan setelah NH (55), warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan, melapor mencurigai upaya penipuan yang dilakukan IK, seorang laki-laki yang dikenalnya melalui FB. Kecurigaan itu muncul setelah dirinya mengirim uang sebesar Rp 60 juta ke sebuah rekening, yang belakangan diketahui rekening itu milik Fitria, pacar IK.

”Ny NH, yang sudah tidak memiliki suami, menerima pertemanan IK yang di akun FB-nya mengaku sebagai Christian, seorang kulit putih dan memakai seragam atau mengaku sebagai tentara infanteri Kerajaan Inggris. Dari perkenalan lewat FB itu, keduanya berkomunikasi lewat telepon tanpa pernah bertatap muka,” ujar Hermawan.

Dalam komunikasi lewat telepon tersebut, akhirnya NH terpedaya ketika IK mengaku perlu uang untuk menebus paketnya yang tertahan di Bea Cukai. IK mengaku paketnya itu berupa kotak yang berisi uang tunai 5 juta dollar dan sejumlah perhiasan emas. Tersangka berjanji akan membagi kepada korban jika paket itu sudah ditebusnya.

”Setelah mengirim uang, korban baru merasa curiga sebab pelaku tetap tidak mau bertemu dan ketika ditanya-tanya korban, jawabannya mencurigakan. Korban lalu melapor kepada kami dan setelah meneliti akun FB Christian yang ditunjukkan korban, kami pastikan itu penipuan,” ujarnya.

IK dan Fitria dikenai Pasal 28 (1) jo Pasal 45 (2) UU ITE yang ancamannya hukuman penjara minimal 6 tahun dan maksimal 12 tahun. Barang bukti yang disita antara lain uang tunai Rp 13 juta, 8 telepon seluler, serta 1 notebook dan modemnya.

Tahun 2011 ini, menurut Hermawan, subdirektoratnya menerima 50 pengaduan kejahatan internet. Sebagian besar berupa penipuan melalui FB. Dari 50 pengaduan itu, baru 30-an kasus yang terungkap. (RTS)

Editor:

 

TERBARU
Gadget
Rabu, 24 September 2014 11.03 WIB
iPhone 6 Plus Dicelup di Nitrogen Cair
e-Business
e-Business
Rabu, 24 September 2014 10.06 WIB
Telkomsel Raih 4 Penghargaan Frost & Sullivan
e-Business
Rabu, 24 September 2014 09.47 WIB
Indosat dapat Penghargaan IaaS
e-Business
Rabu, 24 September 2014 09.05 WIB
Samsung, Pedagang Sembako yang Jadi "Raja Gadget"
TERPOPULER
Selasa, 23 September 2014 08.22 WIB
iPhone 6 Dibongkar, Profit Tinggi Apple Terungkap
Senin, 22 September 2014 08.05 WIB
Galaxy A5, Smartphone "Murah" Rasa "Premium"?
Rabu, 24 September 2014 06.25 WIB
Internet Indonesia Terancam Mati Total
Selasa, 23 September 2014 10.36 WIB
Video 6 Menit Ungkap Kejanggalan Antrean iPhone 6
Jumat, 19 September 2014 11.23 WIB
Baru Keluar Toko, iPhone 6 Jatuh ke Trotoar
Jumat, 19 September 2014 14.14 WIB
Pendiri Apple Akhirnya Berhenti Pakai Android
Rabu, 17 September 2014 17.16 WIB
Galaxy Note 4 dan Edge "Mendarat" di Jakarta
Selasa, 23 September 2014 13.52 WIB
Pendiri Apple Kaget Lihat "iPhone" 7 Dollar
Jumat, 19 September 2014 10.02 WIB
Inilah Pemilik iPhone 6 Pertama di Dunia