Apa Sebenarnya yang Dibidik Kindle Fire?

AFP PHOTO/Emmanuel Dunand

Tablet Kindle Fire (tengah) di antara perangkat Kindle lainnya yang dipamerkan pertama kali di New York, Rabu (28/9/2011).

KOMPAS.com — Amazon baru saja meluncurkan tablet Kindle Fire yang dijual dengan harga menakjubkan murahnya, hanya 199 dollar AS. Banyak yang tidak menyangka harga tablet Amazon bisa semurah itu dan menganggap bahwa kehadiran Kindle Fire pasti bakal mengganggu "kenyamanan" pasar yang didominasi tablet berharga sekitar 500 dollar AS.

Pertanyaannya kemudian, perangkat apa yang akan dihanguskan dan dihabisi oleh Kindle Fire? Apakah iPad yang mendominasi 80 persen pasar tablet di Amerika saat ini? Samsung Galaxy Tab dan Nook Color dari Barnes & Noble yang pasarnya mulai tumbuh? Ataukah pemain-pemain "kecil" seperti BlackBerry PlayBook, HTC, dan tablet lainnya?

Soal Kindle Fire lawan iPad, artikel CNET yang terbit Rabu (28/9/2011) membuat analisisnya. Tablet Kindle Fire dengan layar 7 inci dan diperkuat oleh ekosistem konten Amazon dengan harga 199 dollar AS jika dibandingkan iPad mungkin seperti jeruk dan apel. Namun, ia juga bisa menjadi pembunuh iPad.

Memang spesifikasi Kindle Fire yang tak punya kamera, kapasitas hanya 8 GB, tak ada opsi seluler dan GPS mungkin kalah jauh dengan iPad Apple. Namun di masa sulit seperti saat ini, akankah orang begitu mempedulikan segala kelebihan iPad. Lihat saja, ketika HP TouchPad dijual dengan harga 99 dollar AS, semua langsung menyerbu.

"Soal tak ada kamera, so what? Tak banyak pula orang yang memilih memakai tablet untuk mengambil gambar. Soal tak ada GPS? Ya itulah gunanya kita memiliki smartphone yang mendukung GPS. Tak perlulah tablet kalau cuma mau GPS. Soal tak ada Bluetooth? Ah, sudahlah, Kindle Fire hanya 199 dollar AS," demikian kutipan CNET.

Kindle Fire berhasil menangkap celah pasar yang menginginkan tablet murah. Di samping itu, Kindle Fire juga memiliki dukungan konten dari Amazon Prime yang menyediakan konten video. Di samping kerja sama dengan 20th Century Fox yang bisa menyediakan lebih banyak konten film serta akses ke Netflix yang tak dibatasi.

Nah, bagaimana dengan Kindle Fire vs Nook Color? Dalam beberapa waktu terakhir, Nook Color boleh merajai dengan harga 249 dollar AS. Namun kini dengan adanya Kindle Fire, jelas dari sisi harga Nook Color sudah kalah. Dengan demikian, ada banyak potensi bagi Nook Color untuk kalah perang dengan Kindle Fire.

Untuk bertahan, Nook Color harus bisa bersaing dari sisi harga. Harga Nook Touch mungkin perlu dipotong 10 dollar AS dan Nook Color berikutnya yang akan diluncurkan beberapa waktu mendatang perlu punya harga yang kompetitif, maksimal 229 dollar AS, atau hanya selisih 20 dollar AS dari Kindle Fire.

Nook Color secara pelayanan punya banyak kekurangan dibanding Kindle Fire. Pertama, toko aplikasi Nook Color memang terus berkembang, tetapi belum mendekati kelengkapan toko aplikasi Android di Kindle Fire. Di samping itu, Nook Color juga tak punya konten video, buku, atau majalah yang selengkap di Kindle Fire.

Namun, sstttt... masih ada ultrabook lho. Walau bukan dalam kelas yang sama dengan tablet, siapa tahu mungkin notebook yang punya kemampuan kombinasi antara notebook dan tablet dengan bentuk tipis dan ringan itu yang Anda butuhkan.

Editor: Tri Wahono

 

TERBARU
Software
Kamis, 17 April 2014 20.43 WIB
2048, Game "Nyandu" yang Ternyata Meniru
Gadget
Kamis, 17 April 2014 16.37 WIB
Mudahnya Membobol Pemindai Sidik Jari Galaxy S5
Software
Kamis, 17 April 2014 15.35 WIB
iPhone Mau Jago Tebak Lagu seperti Shazam
e-Business
Kamis, 17 April 2014 14.24 WIB
Twitter Beli Perusahaan Penyedia Data Sosial
Gadget
Kamis, 17 April 2014 14.12 WIB
Speedup Incar Pasar Global, Ajak Konten Lokal
TERPOPULER
Senin, 14 April 2014 16.27 WIB
Android Lenovo 8-Core Cuma Rp 1,5 Juta?
Rabu, 16 April 2014 17.13 WIB
Galaxy S5 Dibongkar, Profit Samsung Terungkap
Jumat, 11 April 2014 09.32 WIB
Google Glass Mulai Dijual Bebas, Harganya?
Senin, 14 April 2014 11.33 WIB
Begini Cara Samsung "Menyiksa" Galaxy S5
Jumat, 11 April 2014 07.30 WIB
Begini Keluhan Karyawan Apple soal Kantornya
Rabu, 16 April 2014 11.27 WIB
Apple Kembali Buka Lowongan di Jakarta