Pengguna Facebook di Indonesia 40,8 Juta - Kompas.com
WISUDA SARJANA UMN

Pengguna Facebook di Indonesia 40,8 Juta

Kompas.com - 28/11/2011, 03:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS - Indonesia adalah pengguna Facebook terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Pengguna Facebook di AS tercatat 155,98 juta orang, sedangkan di Indonesia sekitar 40,8 juta orang. Selanjutnya adalah India (38 juta orang), Inggris (30,48 juta orang), Turki (30,47 juta orang), Brasil (30,4 juta orang), Meksiko (30,1 juta orang), Filipina (26,7 juta orang), Perancis (23,2 juta orang), dan Jerman (21,6 juta orang).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Sabtu (26/11), mengatakan hal itu pada acara wisuda perdana Universitas Multimedia Nusantara (UMN) di Gading Serpong, Tangerang, Banten.

Untuk pertama kalinya sejak didirikan pada 25 November 2005, UMN mewisuda 75 lulusannya dalam pelantikan sarjana baru yang dipimpin Rektor UMN Ninok Leksono. Acara dihadiri pula pendiri UMN, Jakob Oetama. Wisuda perdana ini sekaligus memperingati lima tahun UMN.

Bagi Jakob Oetama, mahasiswa yang belajar di UMN tidak saja akan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga diperkaya dengan pembentukan watak dan karakter agar ilmu yang dikuasai nanti bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara. Jakob juga memotivasi mahasiswa dan lulusannya untuk berwirausaha dengan mendalami technopreneurship.

Mari juga mengungkapkan, pengguna telepon seluler di Indonesia meningkat sangat pesat. Jika tahun 2002 baru tercatat 11,7 juta orang, tahun 2007 jumlahnya mencapai 81,9 juta orang dan tahun 2011 diperkirakan 246,1 juta orang. ”Smartphone yang merupakan kombinasi antara internet dan telepon seluler paling laku di Indonesia,” kata Mari. Tahun 2013, Indonesia diperkirakan menjadi pasar terbesar keempat di dunia setelah China, India, dan AS.

Indonesia juga merupakan negara terbesar ketiga yang memanfaatkan Twitter (6,2 juta orang) atau 2,6 persen dari jumlah penduduk setelah Jepang (16,1 juta orang) dan India (6,4 juta orang).

Ninok Leksono mengatakan, penguasaan teknologi informasi dan komunikasi dapat mendorong perkembangan pesat ekonomi kreatif di negeri ini. Untuk itu, dibutuhkan banyak technopreneur.

Sarjana baru UMN itu adalah lulusan bidang studi Teknologi Informasi, Komunikasi, Art and Design, dan Akuntansi. UMN menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Jepang, AS, Australia, dan Singapura. (ELN/*)

 

Editor