6 Langkah Mengamankan Akun Facebook

Dibaca:
Komentar :
vaksincom

Gambar 1: Klik Edit pada Secure Browsing untuk mengaktifkan secure browsing.

oleh Alfons Tanujaya*, Vaksincom


KOMPAS.com — Penipuan lewat Facebook merajalela. Meski Facebook juga melakukan blokir, pengguna perlu mengamankan akun mereka. Simak cara-caranya berikut ini.

Perlu Anda sadari bahwa program antivirus tidak dapat mendeteksi scam karena scam bukanlah virus. Anda sebagai pengguna internet harus selalu waspada terhadap penipuan-penipuan seperti ini.

Jika akun Facebook Anda dikuasai oleh scammer dan digunakan untuk menyebarkan link scam, tentunya Anda secara tidak langsung turut berperan menjadikan teman-teman kontak Facebook Anda menjadi korban pencurian akun Facebook.

Vaksincom menyarankan Anda memperhatikan beberapa hal di bawah ini untuk terhindar dari scam dan ancaman pencurian/penyalahgunaan akun Facebook atau akun penting lainnya.

1. Aktifkan secure browsing/https untuk semua akun Anda, baik Facebook, Yahoo mail, atau Gmail.

Mengaktifkan https akan mengenkripsi semua data yang dikirimkan antara browser Anda dan server penyedia layanan, seperti Facebook, Yahoo mail, atau Gmail, sehingga akan sangat menyulitkan kriminalis untuk menguping lalu lintas data dan kredensial Anda.

Pada menu Facebook, secure browsing dapat diaktifkan dengan cara klik panah ke bawah di sebelah kanan menu [Home], pilih [Account Settings] dari dropdown box untuk memunculkan menu [Account Settings] lalu klik [Security] pada menu di sebelah kiri untuk memunculkan menu [Security Settings].

Klik [Edit] pada menu [Secure Browsing] dan centang/tick kotak pilihan [Browse Facebook on a secure connection (https) when possible] dan klik [Save Changes] (Lihat Gambar 1).
 
2. Gunakan password yang baik, jangan password yang mudah ditebak. Kalau bisa gunakan kombinasi huruf besar/kecil, angka/huruf dan tanda baca.

3. Jangan menggunakan password yang sama untuk beberapa akun Anda. Jika satu akun tercuri akan menyebabkan akun lain ikut tercuri.

4. Jika Anda memiliki banyak kredensial untuk diingat, gunakan program pengingat password yang akan menyimpan dan mengekripsi semua kredensial Anda dan Anda hanya perlu mengingat satu password untuk mengakses semua password Anda dari komputer Anda.

5. Gunakan program antivirus yang ter-update untuk mendeteksi trojan/keylogger yang berpotensi mencuri kredensial Anda.

Akan lebih baik lagi jika program antivirus Anda memiliki kemampuan web protection yang akan mendeteksi web site phishing/scam dan download trojan lalu mencegah Anda mengeksekusi web atau file tersebut.

6. Jangan jalankan tautan yang tidak Anda ketahui keamanannya dari browser yang sedang Anda gunakan untuk membuka Facebook karena cookie yang digunakan untuk membuka akun FB pada browser Anda juga akan digunakan untuk membuka tautan yang Anda klik.

Jika hal ini terjadi, tautan tersebut akan dibuka memanfaatkan kredensial Anda yang tersimpan di cookie browser yang digunakan untuk membuka link Facebook tersebut.

(*Alfons Tanujaya adalah analis antivirus dan keamanan sistem komputer di Vaksincom)

 

TERBARU
Gadget
Gadget
Rabu, 27 Agustus 2014 14.55 WIB
Xperia T3 Resmi Masuk Indonesia
Internet
Rabu, 27 Agustus 2014 14.40 WIB
Berapa Harga Android Pertama Xiaomi di Indonesia?
Gadget
Rabu, 27 Agustus 2014 14.36 WIB
Intex Cloud FX, Ponsel Firefox OS Rp 300 Ribuan
Gadget
Rabu, 27 Agustus 2014 14.04 WIB
Apple Diam-diam Siapkan iPad 12,9 Inci
TERPOPULER
Kamis, 21 Agustus 2014 08.13 WIB
Google Street View Sudah Hadir di Jakarta
Minggu, 24 Agustus 2014 10.10 WIB
Ditantang, Bos Cantik Yahoo Pun Basah-basahan
Kamis, 21 Agustus 2014 19.44 WIB
Apakah Anda Tertangkap Kamera Google di Indonesia?
Minggu, 24 Agustus 2014 15.43 WIB
"Mimin" Kaskus Tantang Luna Maya dan Syahrini Mandi Es
Kamis, 21 Agustus 2014 13.47 WIB
Begini Cara Akses Google Street View Indonesia
Sabtu, 23 Agustus 2014 16.06 WIB
Bocor, Lekukan iPhone 6 Makin Jelas Terlihat
Senin, 25 Agustus 2014 14.23 WIB
Operator Tiongkok Tak Sengaja "Sebar" iPhone 6
Jumat, 22 Agustus 2014 16.25 WIB
Lenovo S850 "Warna Cantik" Dijual Rp 2,9 Juta
Senin, 25 Agustus 2014 13.09 WIB
Pendiri WhatsApp Umumkan "600 Juta" Sambil Mencibir