Inilah Proyek Masa Depan ala Google dan Apple

Dibaca:
Komentar :

The Motoactv watch computer, jam tangan yang dilengkapi perangkat untuk latihan kebugaran, lagu bahkan GPS. Perangkat ini dibuat oleh Motorola seharga 249,99 dollar AS

KOMPAS.com — Secara diam-diam, Apple dan Google "kompak" membuat sebuah proyek masa depan dengan tujuan yang sama. Kompak di sini tentu saja bukan berarti mereka saling bekerja sama. Proyek ini dikerjakan secara independen di perusahaan masing-masing.

Proyek "bersama" tersebut mempunyai tujuan ingin membuat piranti komputasi yang bisa dipakai di pergelangan tangan.

Mungkin tidak pernah terpikir sebelumnya jika sebuah komputer yang dulu berukuran besar bisa menjadi tablet atau ponsel pintar untuk era masa kini. Namun, di masa depan, kedua perusahaan raksasa ini bakal membuat piranti komputer menjadi lebih kecil sehingga lebih mudah dibawa bepergian.

Apple dan Google masing-masing telah memulai proyek tersebut sejak setahun lalu. Tujuan utamanya hanya satu, yaitu ingin menjual lebih banyak produk ponsel pintarnya.

Saat ini, Google sedang meneliti kemungkinan apabila sebuah perangkat yang ditempelkan pada pakaian atau bagian tubuh kita akan mengirimkan sebuah informasi kembali ke ponsel pintar Android.

Untuk meneliti hal tersebut, Google telah mempekerjakan insinyur dari Nokia, Apple, dan kalangan universitas yang bisa membuat sebuah perangkat komputer menjadi lebih kecil daripada ukuran selama ini.

Senada dengan Google, Apple juga sudah memulai proyek tersebut. Salah satu hasilnya adalah iPod Nano yang sudah bisa dipakai di pergelangan tangan.

Saat ini, Apple ingin merancang iPod berbahan kaca yang bisa dipakai secara melengkung di pergelangan tangan. Untuk bisa melakukan komunikasi, perangkat tersebut sudah dilengkapi fitur Siri, semacam perintah untuk melakukan sesuatu melalui suara.

Perangkat-perangkat seperti itu memang belum terpikir di masa lampau. Saat ini, ponsel pintar hampir tidak pernah ditinggalkan oleh penggunanya, bahkan di saat tidur. Perangkat tersebut telah menggantikan fungsi jam alarm di masa kini.

Peneliti Senior di Palo Alto California Michael Liebhold  memprediksi teknologi yang akan hadir di masa depan bakalan mengaburkan jarak dari dunia nyata dengan dunia maya.

Sepuluh tahun lagi, orang-orang akan memakai kacamata yang dilengkapi layar untuk dapat menikmati informasi. Contoh nyata yang sudah dipakai selama ini adalah kontak lensa untuk membantu orang bisa melihat tanpa sebuah kacamata.

Di dunia permainan, anak-anak tidak akan berlari-lari di taman, tetapi hanya akan bermain di dunia virtual sambil mencari poin. Begitu juga dengan dunia remaja yang senang fashion bisa mencoba pakaian virtualnya, sebelum diproduksi secara massal dan bisa dipakai secara nyata.

Namun, apakah itu semua akan terjadi? Kita lihat saja.

 

TERBARU
e-Business
Kamis, 24 April 2014 11.21 WIB
Apple Jual 44 Juta iPhone, 4S Masih Primadona
Internet
Kamis, 24 April 2014 10.55 WIB
Serangan Cyber Indonesia Turun, "Juara" 4 Sedunia
Gadget
Kamis, 24 April 2014 10.20 WIB
OnePlus One, Android Murah "Pembunuh Nexus"
e-Business
Kamis, 24 April 2014 10.05 WIB
Samsung Tuding FaceTime Apple Ilegal
Gadget
Kamis, 24 April 2014 09.40 WIB
Kamera Lytro Illum, Jepret Dulu Fokus Belakangan
TERPOPULER
Senin, 21 April 2014 12.46 WIB
Ini Cara "Nge-charge" Smartphone yang Benar
Jumat, 18 April 2014 19.06 WIB
Tips Membersihkan File Sampah di Android
Minggu, 20 April 2014 20.08 WIB
Inilah "Software" Anti-sadap yang Dipakai Snowden
Senin, 21 April 2014 14.39 WIB
Internet Indonesia Ketiga Terpelan di ASEAN
Selasa, 22 April 2014 16.26 WIB
Telkomsel Bakal Jual Google Glass, Harganya?
Sabtu, 19 April 2014 19.23 WIB
7 Mitos soal Celah Internet "Heartbleed"
Kamis, 17 April 2014 11.48 WIB
Cara Telkom Hadirkan Internet Kencang di IndiHome
Selasa, 22 April 2014 15.36 WIB
Perang Paten, 10 Rahasia Apple-Samsung Terungkap