Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
Steve Jobs Pernah Minta Google Tak Bajak Karyawan Apple
Reza Wahyudi | Senin, 30 Januari 2012 | 08:58 WIB
|
Share:
BLOOMBERG BUSINESSWEEK
Foto mengejutkan yang beredar di internet saat Steve Jobs dan Eric Schmidt terlihat bertemu santai di sebuah kedai kopi di Palo Alto pada 2010 saat kedua perusahaan memutuskan menghentikan kerja sama di bisnis smartphone dan mobile computing.

KOMPAS.com - Pendiri Apple, Steve Jobs ternyata pernah secara terang-terangan meminta Direktur Utama Google Inc. Eric Schmidt berhenti merekrut karyawannya. Hal ini terungkap dalam sidang gugatan class action terhadap Apple, Google, dan lima perusahaan teknologi lainnya.

Permintaan Jobs itu dilayangkan kepada Schmidt melalui surat elektronik pada Maret 2007 silam. Dalam surat itu, Jobs meminta Schmidt tidak "membajak" tenaga kerja Apple. Ketika itu Schmidt masih menjabat sebagai anggota dewan direksi Apple.

"Saya akan sangat senang jika departemen sumber daya Anda menghentikan melakukan hal tersebut," tulis Jobs dalam e-mailnya itu.

Lantas Schmidt membalas surat Jobs tersebut. "Bisakah Anda menghentikan hal ini terjadi? Beritahu saya, mengapa hal ini terjadi," tanya Schmidt dalam surat balasan itu.

Direktur rekrutmen Google yang ingin memperkerjakan teknisi Apple itu akhirnya meminta maaf. "Tolong sampaikan permohonan maaf saya kepada Jobs," tulisnya.

Juru bicara Google Niki Fenwick mengakui perusahaannya selalu agresif mencari tenaga kerja yang hebat. Dia mengaku pihaknya mencari bakat-bakat yang hebat. Sementara juru bicara Apple belum memberikan tanggapan atas munculnya sengketa ini.

E-mail ini muncul dalam gugatan class action yang diajukan lima teknisi melawan Apple, Google dan lima perusahaan teknologi informasi. Mereka menuding, perusahaan tersebut berkonspirasi untuk memberikan kompensasi yang rendah untuk menghapus kompetisi untuk mempekerjakan tenaga ahli. (KONTAN)

 

Sumber :
KONTAN

Pengguna Mig33 Sudah 50 Juta, Bagaimana Caranya?

Mig33 menjadi Facebook-nya...

KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved