Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
Telkomsel Sasar Seluruh Platform
Didit Putra Erlangga Rahardjo | Reza Wahyudi | Kamis, 2 Februari 2012 | 15:55 WIB
|
Share:
Shutterstock
Ilustrasi

BANDUNG, KOMPAS - Operator telekomunikasi Telkomsel memilih untuk tidak menganakemaskan salah satu platform ponsel yang jamak beredar di pasaran, baik iOS, Android, Blackberry, Symbian, maupun Java.

Tidak peduli platform mana yang lebih dominan dipakai, Telkomsel lebih condong untuk bekerja sama dengan seluruh perangkat yang ada di pasar demi kepentingan penetrasi pasar.

Demikian diutarakan Sri Bimo Aryanto, Manager Service Managemen Telkomsel Regional Jawa Barat sewaktu ditemui di sela peluncuran tablet Android dengan fitur televisi analog, Cyrus TV Pad di Bandung Electronic Center, Kamis (2/2).

Telkomsel menjalin kerja sama dengan produk tablet Android yang dirakit di China itu dengan skema bundling. Setiap pembelian tablet seharga Rp 2,9 juta akan mendapatkan paket internet gratis selama tiga bulan.

"Kami menjalin kerja sama dengan seluruh jenis platform tanpa pandang bulu. Hanya saja, kami juga memerhatikan kualitas dari produk serta mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI," ujar Bimo.

Dia mengungkapkan bahwa Telkomsel sudah menjalin kerja sama bundling dengan hampir seluruh platform yang ada di Indonesia mulai dari iOS, Blackberry, serta Android. Bahkan ponsel yang menggunakan sistem operasi di luar itu seperti merek Nexian juga direngkuh untuk bekerja sama.

Dia pun menunjukkan bahwa secara tren global, Android menempati peringkat pengguna pertama dengan 51,7 persen populasinya diikuti iOS dengan 37,2 persen kemudian Research in Motion sebanyak enam persen.

Untuk Indonesia sendiri, peringkat tersebut berubah di tengah, Android masih menempati peringkat pertama tapi diikuti RIM lalu iOS.

Dongkrak Jaringan di 8 Kota di Jawa Barat

Telkomsel, pada tahun 2012 ini tengah memperbaiki infrastruktur agar bisa mendongkrak kemampuan koneksi data pelanggan. Untuk Jawa Barat (Jabar) misalnya, Telkomsel berencana meningkatkan kemampuan koneksi dari 3,6 megabit per detik menjadi 7,2 megabit per detik di delapan kota.

Di Jabar, sudah ada empat kota dengan koneksi mencapai 7,2 Mbps yakni Bandung, Cimahi, Cirebon dan Tasikmalaya. Untuk rencana berikutnya delapan kota masih menanti keputusan dari kantor pusat.

"Pengembangan di Jabar ini menjadi bagian dari program nasional Telkomsel untuk meningkatkan kemampuan koneksi data dari 60 kota pada tahun 2011 menjadi 100 kota di tahun ini," kata Bimo.

Dia mengungkapkan bahwa Telkomsel juga berhasil membuka akses komunikasi di daerah selatan yang relatif tertinggal dibandingkan utara.

Berdasarkan uji coba koneksi yang dilakukan beberapa saat sebelumnya, koneksi Telkomsel bisa ditemui di daerah pantai selatan Jabar seperti Rancabuaya, Santolo, hingga Pangandaran. Harapan dari pemasangan akses tersebut adalah mendorong masuknya investasi ke daerah selatan seperti keinginan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

 


Pengguna Mig33 Sudah 50 Juta, Bagaimana Caranya?

Mig33 menjadi Facebook-nya...

KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved