Kompas TV, Aplikasi "Streaming" Pertama Indonesia di Windows Phone

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebuah aplikasi video streaming pertama dari Indonesia untuk platform Windows Phone telah siap. Aplikasi itu diperkenalkan di ajang Nokia Lumia Developer Day.

Aplikasi itu dipersembahkan oleh Grup Kompas Gramedia melalui aplikasi Kompas TV untuk Windows Phone. "Kami berkomitmen untuk menghadirkan siaran Kompas TV multichannel, baik televisi siaran teresterial, televisi berlangganan, dan kini streaming lewat Windows Phone," kata Roy Rakhmatullah, Promo Manager Kompas TV.

Nantinya aplikasi Kompas TV akan tersedia untuk pengguna Windows Phone. Roy menyebut aplikasi itu sebagai The First On Demand Streaming Mobile App on Windows Phone.

Roy mengatakan, dengan adanya aplikasi ini diharapkan bisa memperluas pemirsa Kompas TV, selain untuk pengguna di Indonesia, tapi juga untuk pengguna di luar negeri. "Jadi orang bisa melihat Kompas TV di mana pun," ujarnya.

Sedangkan platform Windows Phone dipilih karena pihaknya mengaku mengamati larisnya perangkat tersebut di Eropa. Ia berharap di Indonesia hal serupa juga bisa terjadi.

Kresna Dewantara Siahaan, CTO Armanovus, perusahaan pengembang aplikasi Kompas TV, mengatakan, aplikasi streaming tersebut dibangun dalam waktu cukup singkat. "Ini kami mengembangkannya dua hari, lho!" ujarnya kepada peserta Nokia Lumia Developer Day.

Meski demikian, Kresna menegaskan, waktu yang singkat bukan berarti kualitasnya bisa diremehkan. Kalimat itu menurutnya lebih untuk menyemangati para developer yang akan melakukan coding aplikasi dalam 24 jam.

Nokia Lumia Developer Day digelar Nokia Indonesia dan Microsoft Indonesia di Graha Manggala Siliwangi, Bandung, 4-5 Februari 2012. Gelaran ini menghadirkan 800-an pengembang yang akan membuat aplikasi untuk Windows Phone selama 24 jam.

 

TERBARU
Gadget
Sabtu, 23 Mei 2015 10.23 WIB
Menkominfo Ingin Ponsel 4G Rp 400.000-an
Internet
Sabtu, 23 Mei 2015 08.36 WIB
Inikah Browser yang Jadi Alat Mata-mata?
e-Business
Jumat, 22 Mei 2015 18.01 WIB
4 Agenda Prioritas BRTI Menurut Menkominfo
e-Business
Internet