Digerebek Saat Buat Video Porno


Jakarta, Kompas - Aparat Kepolisian Resor Bogor menangkap empat pelaku kejahatan pornografi saat mereka sedang melaksanakan perekaman adegan porno. Mereka ditangkap di kamar sebuah hotel di Parung, Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/3) malam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor Ajun Komisaris Imron Ermawan mengungkapkan, penggerebekan terhadap mereka berawal dari informasi tentang adanya kegiatan penyalahgunaan narkoba di kamar hotel tersebut.

”Saat kami lakukan penggerebekan, ternyata mereka sedang membuat film porno. Alat perekamnya menggunakan telepon seluler dan kamera video,” kata Imron di kantornya, Senin siang.

Empat tersangka itu adalah seorang perempuan berinisial M serta tiga laki-laki dengan inisial D, J, dan R. Mereka berempat merupakan warga Bogor.

Saat penggerebekan dilakukan sedang terjadi adegan persetubuhan yang dilakukan M dan D. Sementara dua orang lainnya sedang merekam adegan itu. ”Di dalam kamar itu juga ada dua orang lainnya, tapi tidak menjadi tersangka karena tidak memenuhi unsur pidana pornografi,” katanya.

Pidana yang disangkakan kepada empat orang itu adalah Pasal 29, 34, dan 35 Undang-Undang Pornografi juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.

”Ancaman pidananya 12 tahun penjara,” kata Imron menambahkan.

Barang bukti yang disita antara lain kamera video dengan kartu rekamannya dan telepon seluler yang digunakan untuk merekam adegan porno, uang tunai Rp 200.000, serta dua setel pakaian yang dikenakan tersangka saat adegan persetubuhan berlangsung.

Saat ditanya siapa sesungguhnya pelaku tersebut, Imron mengatakan masih dalam penyidikan. Keterangan awal, M mengaku sehari-hari bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah tempat hiburan malam di Parung, sedangkan tiga lainnya mengaku karyawan swasta.

”Tersangka R juga mengaku fotografer dan ke mana-mana menenteng kamera video,” lanjutnya.

Para tersangka mengaku baru sekali ini melakukan perekaman adegan porno.

”Kebenarannya masih kami dalami. Sebab, kami heran, saat digerebek dan dibawa ke kantor polisi, mereka tenang-tenang saja. Pelaku yang perempuan malah tertawa-tawa. Kami heran,” katanya.

Terkait dengan dugaan mereka mengonsumsi narkoba, Imron mengatakan, saat penggerebekan tidak ditemukan narkoba atau tanda-tanda narkoba pernah digunakan. ”Tes urine tersangka dilakukan satuan reserse narkoba, saya belum tahu hasilnya,” ujarnya. (RTS)

Editor:

 

TERBARU
Internet
Minggu, 21 Desember 2014 14.08 WIB
Obama: Sony Keliru Batalkan "The Interview"
e-Business
Minggu, 21 Desember 2014 13.11 WIB
Menyamar Jadi Buruh, Ungkap "Borok" Pabrik Apple
Internet
Minggu, 21 Desember 2014 11.27 WIB
Telkomsel Buka GraPARI Terbesar Se-Jakarta
Gadget
Minggu, 21 Desember 2014 08.02 WIB
Harga Cetak Foto Kamera Instan ini Cuma Rp 37
Internet
Minggu, 21 Desember 2014 07.28 WIB
FBI Resmi Sebut Korut Dalangi Peretasan Sony Pictures
TERPOPULER
Selasa, 16 Desember 2014 10.46 WIB
Ramalan Steve Jobs Tahun 1985 Kini Jadi Kenyataan
Minggu, 14 Desember 2014 15.39 WIB
Jangan Klik "Cewek Mabuk" di Facebook, Bisa Bikin Malu
Minggu, 14 Desember 2014 16.18 WIB
Kena Godaan "Gadis Mabuk" di Facebook, Ini Penangkalnya
Jumat, 19 Desember 2014 11.23 WIB
Adegan Film Tewasnya "Kim Jong Un" Beredar di YouTube
Jumat, 19 Desember 2014 14.11 WIB
Video Jeritan Saat Turbulensi Beredar di YouTube
Kamis, 18 Desember 2014 15.52 WIB
Cara Beli Aplikasi Android dengan Potong Pulsa