Penuh Konten Bajakan, RapidShare "Diundang" ke Pengadilan

Dibaca:
Komentar :

Screenshot Rapidshare

KOMPAS.com - Menyusul peristiwa penutupan situs file sharing MegaUpload dan penangkapan pendirinya, situs serupa mulai berhati-hati dalam melangkah agar bisnis mereka tetap berjalan.

Kali ini, giliran RapidShare yang harus berurusan dengan pengadilan.

Sebuah pengadilan daerah di Hamburg, Jerman, telah memerintahkan RapidShare, untuk secara proaktif menyaring konten bajakan di situs mereka.

Keputusan ini menyusul tiga putusan sebelumnya dari pengadilan yang lebih rendah, yang mengatakan RapidShare tidak melakukan cukup usaha untuk mencegah pembajakan dalam pusat datanya.

Sebelumnya, RapidShare diharuskan memantau penggunanya yang melakukan pelanggaran hak cipta. Di sini, RapidShare harus mengembangkan solusi filter konten berbasis software.

Hal ini merupakan permintaan dari sekumpulan industri para pemegang hak cipta, yang memaksa situs file sharing bertanggung jawab atas konten bajakan.

Untuk mengurangi pembajakan, RapidShare diam-diam menurunkan kecepatan download dari akun tidak berbayar menjadi 30Kbps.

Hingga saat ini, belum ada indikasi bahwa RapidShare akan melakukan banding atas keputusan pengadilan.

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Gadget
Rabu, 19 Juni 2013 17.05 WIB
Inikah Wujud iPhone 5S?
Internet
Rabu, 19 Juni 2013 16.42 WIB
Facebook Punya 1 Juta Pengiklan Aktif
Gadget
Rabu, 19 Juni 2013 15.02 WIB
Penerus Sony RX100 Dilengkapi Layar Fleksibel?
Gadget
Hardware
Rabu, 19 Juni 2013 13.32 WIB
Intel "Haswell-E" Usung 8 Inti Prosesor?
TERPOPULER
Selasa, 18 Juni 2013 11.09 WIB
Pakai Android, Nokia Bisa "Berbahaya"
Senin, 17 Juni 2013 14.59 WIB
Inikah Kamera "Mirrorless" Android dari Samsung?
Minggu, 16 Juni 2013 15.05 WIB
Galaxy S4 dan iPhone 5 Mengalami Siksaan
Minggu, 16 Juni 2013 09.45 WIB
WhatsApp Cetak Rekor Pengiriman Pesan
Senin, 17 Juni 2013 15.58 WIB
Ponsel Quad-core Andromax V Dipesan Seribu Unit
Minggu, 16 Juni 2013 08.46 WIB
HTC One Diburu Pengunjung Pameran
Senin, 17 Juni 2013 10.27 WIB
Ramadan, Arab Saudi Mau Blokir WhatsApp
Senin, 17 Juni 2013 09.42 WIB
Galaxy S5 Bakal Tampil Beda?