Jumat, 24 Mei 2013
Selamat Datang   |    Register   |  

Radiasi Ponsel pada Ibu Hamil Bikin Anak Hiperaktif?

Dibaca:
Komentar :
Shutterstock

KOMPAS.com - Untuk ibu hamil yang sering menggunakan handphone atau berdekatan perangkat yang memancarkan gelombang radiasi sebaiknya berhati-hati. Karena riset terbaru mengindikasikan, paparan radiasi dari ponsel selama kehamilan dapat mempengaruhi perkembangan otak janin, yang berpotensi menyebabkan anak hiperaktif.

Riset tersebut dilakukan para ilmuwan dari Yale School of Medicine, setelah melakukan serangkaian percobaan pada tikus. Temuan ini diterbitkan pada 15 Maret 2012 dalam Scientific Report.

"Ini adalah bukti eksperimental pertama yang menunjukkan bahwa paparan radiasi frekuensi radio dari telepon seluler pada janin dapat mempengaruhi perilaku," kata peneliti senior, Hugh S. Taylor, MD, profesor dan kepala Divisi Reproduksi Endokrinologi dan Infertilitas, bagian obstetri , ginekologi dan reproduksi.

Dalam risetnya, Taylor dan rekan membuat dua kelompok percobaan. Pada kelompok pertama, tikus hamil diberikan paparan radiasi dari sinyal ponsel. Sementara kelompok yang lain diperlakukan dalam kondisi yang sama tetapi dengan telepon dinonaktifkan.

Kemudian, peneliti mengukur aktivitas listrik otak dari tikus dewasa yang terkena radiasi, dan melakukan serangkaian tes psikologis dan perilaku. Mereka menemukan bahwa tikus yang terkena radiasi cenderung lebih hiperaktif dan mengalami penurunan kapasitas memori

"Kami telah menunjukkan bahwa masalah perilaku pada tikus yang menyerupai ADHD disebabkan oleh adanya paparan ponsel saat masih dalam kandungan," kata Taylor.

"Peningkatan risiko gangguan perilaku pada anak-anak manusia mungkin sebagian akibat paparan radiasi telepon selular saat masa kehamilan," terangnya.

Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD), adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan.

Tetapi Taylor kembali menegaskan bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk lebih memahami mekanisme di balik temuan ini dan untuk menetapkan batas paparan yang aman selama kehamilan. Dibutukan kajian lebih lanjut untuk menentukan apakah potensi risiko dari paparan radiasi selama kehamilan pada manusia memberikan efek yang sama.

Editor: Asep Candra

 

TERBARU
Hardware
Jumat, 24 Mei 2013 17.26 WIB
Hard Disk Tipis WD Masuk Indonesia
Internet
Jumat, 24 Mei 2013 16.18 WIB
Terkait Pajak Apple, Irlandia Membantah
Internet
Internet
Jumat, 24 Mei 2013 13.47 WIB
5 Tips Sukses Video Online
Gadget
Jumat, 24 Mei 2013 13.42 WIB
Asisten Pintar untuk Performa Bisnis Anda
TERPOPULER
Jumat, 24 Mei 2013 08.54 WIB
Pelaku Tabrak Lari "Berkicau" di Twitter
Kamis, 23 Mei 2013 10.30 WIB
"Pengguna iPhone dan Android Akan Suka BBM"
Kamis, 23 Mei 2013 13.08 WIB
AMD Jadi Korban "Kiamat PC"?
Jumat, 24 Mei 2013 08.06 WIB
Jam Tangan Pintar Apple? Tunggu 2014
Kamis, 23 Mei 2013 12.28 WIB
Berita "Kompas.com" Diblokir Facebook?
Rabu, 22 Mei 2013 11.48 WIB
Apple Penghindar Pajak Terbesar