TomTom Go 2050, Siap Memandu Keliling Negara - Kompas.com
Review

TomTom Go 2050, Siap Memandu Keliling Negara

Kompas.com - 22/03/2012, 10:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen perangkat global positioning system (GPS) TomTom, telah resmi masuk ke pasar Indonesia pada Februari lalu. Produsen asal Belanda itu meluncurkan 5 produk barunya, yakni 3 varian dari seri Via dan 2 untuk seri Go.

Seri "Go" menjadi produk unggulan TomTom, karena GPS ini menyasar segmen premium. Pihak TomTom pun memberi kesempatan kepada Kompas.com untuk menjajal GPS TomTom seri Go 2050.

Seperti apa keunggulan Go 2050, simak review Kompas.com berikut ini.

Paket pembelian

Dalam paket pembelian TomTom Go 2050, terdapat 1 unit GPS, kabel data USB, charger mobil, magnetic mount, buku petunjuk dan kartu garansi.

Paket pembelian TomTom Go 2050

Navigasi
Go 2050 merekomendasikan navigasi jalur beraspal yang terdekat ke lokasi yang dituju. Jika Anda merasa kurang nyaman dengan jalur yang direkomendasikan TomTom, maka Anda bisa memilih jalur alternatif.

Namun perlu diingat, jalur alternatif ini jarak tempuhnya akan lebih jauh dari jalur yang direkomendasikan TomTom sebelumnya.

Rute jalan yang ditawarkan TomTom Go 2050

Instruksi suara yang dikeluarkan TomTom Go 2050 ini adalah suara wanita, dalam bahasa Indonesia.

Go 2050 tidak hanya menyediakan peta Indonesia saja, GPS ini menawarkan peta dari beberapa negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Brunei, Hong Kong, dan Macau.

Ketersediaan sistem peta di negara lain ini, akan menjadi nilai tambah bagi Anda yang suka bepergian ke negara-negara tersebut di atas.

Informasi tempat penting (Point of Interest)

Kemampuan Go 2050 dalam memberikan informasi tempat penting bisa dibilang cukup baik. GPS ini akan memberikan informasi seputar lokasi penting terdekat dari lokasi Anda berada, seperti lokasi gedung atau komplek perkantoran, taman, rumah ibadah, restoran, dan SPBU.

Akurasi
Ketika dijajal pada pertengahan Maret 2012 di beberapa lokasi di Jakarta dan Bandung, Go 2050 tidak melewatkan satu tikungan sekalipun.

Jalan Tol Jakarta - Cikampek

 

 

Hal ini dipengaruhi oleh sistem pemetaan yang selalu di-update. Pasalnya, pembangunan jalan beraspal dan tempat penting lainnya saat ini tumbuh dengan cepat di Jakarta dan kota besar lainnya.

Untuk memberikan navigasi yang relevan di kemudian hari, sistem pemetaan pada produk GPS TomTom akan tersedia update-nya setiap 3 bulan sekali.

Ketika Kompas.com mencoba tidak mematuhi navigasi yang diinstruksikan Go 2050, maka GPS ini dengan cepat melakukan replanning jalur. Waktu yang dibutuhkan untuk replanning tidak sampai 10 detik.

Namun, saat Go 2050 diperintahkan untuk mencari alamat dengan nama jalan dan nomor, ia tidak mampu mendekteksi secara detil alamat tersebut. Go 2050 hanya memberikan informasi nama jalan dan memandu ke posisi terdekat dengan alamat tersebut yang dituju.

Hal semacam ini juga terjadi pada GPS dari produsen lainnya. Ini terjadi karena sistem penomoran rumah atau gedung di Indonesia, khususnya Jakarta yang memang tidak tertata rapi.

Spesifikasi:
- Konektivitas Bluetooth
- Memori internal 4GB dan tersedia slot kartu memori SD
- Layar sentuh 5 " (13 cm) rasio 16:9 LCD widescreen, dan resolusi WQVGA 480x272 piksel
- Dimensi 143 x 88 x 19mm- Berat 266 gram
- Harga Rp 3.180.000

 

Slot yang tersedia di TomTom Go 2050

 

TomTom Go 2050 tampak belakang

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorReza Wahyudi
    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM