Hidayat: Jakarta Ibu Kota ASEAN!

Dibaca:
Komentar :
KOMPAS/NUGROHO, RONY ARIYANTO

Hidayat Nur Wahid

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon gubernur DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, memiliki impian menyejajarkan DKI Jakarta dengan kota-kota besar lainnya. Menurutnya, target tersebut bisa diawali dengan menjadikan Jakarta benar-benar sebagai ibu kota ASEAN.

"Sekretariat ASEAN ada di Jakarta. Itu artinya, Jakarta sebenarnya bisa dikatakan sebagai ibu kota ASEAN," kata Hidayat dalam pertemuan dengan mantan aktivis kampus di Restoran Nyai Kuring, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Sabtu (7/4/2012).

Namun kenyataannya, lanjut Hidayat, Jakarta masih terbilang ketinggalan dibandingkan beberapa kota besar di Asia Tenggara, seperti Singapura, Kuala Lumpur, dan Bangkok. Berbagai masalah mendasar, seperti kemacetan, banjir, ketersediaan infrastruktur ekonomi, hingga layanan jasa, sebagai kendala mendasar Jakarta dalam upaya menuju kota bertaraf internasional.

"Bangkok dulu dikenal sebagai kota macet, sekarang tidak lagi. Bangkok baru saja dilanda banjir besar, tapi sudah bisa ditangani. Kita ingin Jakarta juga berkembang seperti itu," kata Hidayat.

Lebih lanjut ia memaparkan, dana dari Timur Tengah lebih banyak masuk ke Singapura dan Kuala Lumpur, meskipun Jakarta dan Indonesia merupakan pasar yang lebih besar. Indonesia juga merupakan negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia yang sebenarnya lebih menarik untuk pengembangan investasi dana-dana syariah. Kenyataannya, negara-negara Timur Tengah lebih memilih Singapura dibandingkan Jakarta.

"Sebelum sampai ke level internasional, kita mulai dulu dari tingkat Asia Tenggara. Jakarta seharusnya menjadi ibu kota dan kota terdepan ASEAN," ujarnya.

Editor: Latief

 

TERBARU
Gadget
Jumat, 25 Juli 2014 11.40 WIB
Lenovo Pamer Kacamata Kembaran Google Glass
e-Business
Gadget
Jumat, 25 Juli 2014 10.45 WIB
Apple Siapkan 70-80 Juta iPhone Baru
e-Business
Jumat, 25 Juli 2014 10.10 WIB
Negara Asal Nokia Merasa Dikhianati Microsoft
Software