KP2KKN Jateng Buka Posko Pengaduan

Shutterstock

Ilustrasi

SEMARANG, KOMPAS.com — Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme Jawa Tengah membuka posko pengaduan ujian nasional 2012 untuk mendorong peran serta masyarakat dalam memajukan pendidikan secara nasional dalam bentuk pengawasan. Posko ini terbuka untuk laporan tentang kecurangan dan berbagai hal yang terjadi dalam UN tingkat SMA, SMP, dan SD.

Menurut Koordinator Divisi Korupsi Pelayanan Publik KP2KKN Jawa Tengah Oly Viana Agustine di Semarang, bentuk pengaduan dapat dilayangkan melalui surat dengan menyebut identitas lengkap sesuai kartu tanda penduduk.

Laporan bisa juga melalui telepon atau datang langsung ke kantor KP2KKN Jawa Tengah di Jalan Lempongsari Timur III Nomor 22 Semarang. Laporan juga bisa disampaikan melalui telepon (024) 70788126, faksimile (024) 8316112, dan e-mail kp2kkn@yahoo.com atau situs www.antikorupsijateng.wordpress.com  

"Tujuan dari pembuatan posko pengaduan ujian nasional SMA, SMP, dan SD di Jawa Tengah  untuk menanamkan sifat antikorupsi dan bertanggung jawab sebagai usaha preventif dengan jujur dan tidak mencontek dalam mengikuti ujian," ungkap Oly, Selasa (17/4/2012).

Menurut catatan KP2KKN Jawa Tengah, modus kecurangan dalam UN 2012 antara lain pungutan subrayon terutama di sekolah swasta, biaya transpor terutama di sekolah swasta, penahanan kartu peserta ujian, penggunaan telepon seluler oleh siswa dan pengawas, masuk-keluarnya panitia atau pejabat ke ruang ujian, serta beredarnya kunci jawaban.

Kebocoran soal ujian disebabkan adanya kepentingan dan dorongan dari pemangku kebijakan untuk menciptakan sebuah pencitraan, yakni seolah-olah pendidikan di wilayah yang bersangkutan selalu berhasil.

KP2KKN Jawa Tengah juga mencatat, kecurangan dalam UN dipicu budaya meluluskan dan tekanan politik. Budaya meluluskan terjadi lantaran selama ini sekolah telah terbiasa meluluskan semua siswanya.

Sementara budaya politik terjadi ketika kepala daerah memberikan instruksi untuk mencapai hasil UN yang lebih baik dari tahun sebelumnya kepada dinas pendidikan, yang diteruskan kepada sekolah.

Editor: Agus Mulyadi

 

TERBARU
e-Business
Sabtu, 25 Oktober 2014 15.08 WIB
Perusahaan Aplikasi Taksi Disuntik Rp 1 Triliun
Internet
Sabtu, 25 Oktober 2014 14.20 WIB
Kegiatan Taiwan Excellence di Indonesia 2014
Internet
Sabtu, 25 Oktober 2014 13.10 WIB
Indosat Gandeng Google untuk Peringatan Dini Tsunami
Gadget
Internet
Sabtu, 25 Oktober 2014 11.06 WIB
Trafik Data Telkomsel Melonjak 147 Persen
TERPOPULER
Senin, 20 Oktober 2014 17.10 WIB
Diprotes, Bolt Ubah Paket Langganan Internet
Rabu, 22 Oktober 2014 10.21 WIB
Kiprah "Smartphone" Nokia Resmi Berakhir
Kamis, 23 Oktober 2014 17.23 WIB
Kaesang Putra Jokowi "Nge-blog" JKT48 dan Jomblo
Senin, 20 Oktober 2014 13.26 WIB
"Netizen" Sambut Presiden Jokowi dengan Aneka Kartun
Senin, 20 Oktober 2014 11.02 WIB
Becak Terguling, iPhone 6 Terbakar
Selasa, 21 Oktober 2014 12.11 WIB
Galaxy S6 Diharapkan Jadi Penyelamat Samsung
Kamis, 23 Oktober 2014 14.13 WIB
Hitung Soal Matematika Pakai Kamera Ponsel
Selasa, 21 Oktober 2014 16.24 WIB
Google Messenger di Android "Lollipop" Mirip WhatsApp
Kamis, 23 Oktober 2014 10.17 WIB
Dibongkar, Ada Sony di Galaxy Note 4