DPR: Bensin Mobil Pribadi Harus Dijatah Per Hari

Dibaca:
Komentar :
KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Stiker barcode terpasang pada salah satu angkutan kota saat mengisi premium di SPBU 3413102 Jalan Matraman Raya, Jakarta, Selasa (17/4/2012). Stiker tersebut merupakan salah satu perangkat untuk kendali konsumsi bahan bakar minyak menggunakan radio frequency identification (RFID) yang diuji coba pada Agustus 2011 lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi VII DPR RI, Satya Widya Yudha, mengusulkan agar pemerintah mematok konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk setiap mobil pribadi per harinya. Salah satu caranya adalah dengan penggunaan kartu pengendali. "Itu harus mobil pribadi dijatah per kendaraan per hari," ucap Satya ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (19/4/2012).

Menurut Satya, penjatahan konsumsi BBM bersubsidi per mobil per hari penting demi keberhasilan rencana pemerintah untuk menghemat konsumsi BBM bersubsidi. Maklum tahun ini, sesuai dengan APBN-Perubahan 2012, jatah konsumsi BBM bersubsidi hanya 40 juta kiloliter.

Ia menyambut baik rencana pemerintah untuk membatasi konsumsi BBM menurut kapasitas mesin (cc). Namun, dia mengatakan bahwa cara membatasi berdasarkan kapasitas mesin ataupun tahun kendaraan belum cukup karena bisa saja konsumen atau masyarakat memperbesar tangki mobilnya. "Cc benar, tahun mobil benar, tapi tangki diperbesar," tambah dia.

Dengan begitu, kata dia, perlu sistem untuk menjatah konsumsi BBM bersubsidi bagi setiap mobil pribadi. Salah satunya adalah dengan kartu pengendali. "Jika jatah telah habis, masyarakat bisa membeli premium dengan harga keekonomian atau pertamax," terangnya.

Terkait pembatasan konsumsi BBM bersubsidi ini, Satya pun mengingatkan, pemerintah tetap perlu berkonsultasi dengan DPR, khususnya yang berkaitan dengan bagaimana strategi pemerintah untuk menjaga kuota 40 juta kiloliter tahun ini. "Strategi seperti apa yang akan dilakukan pemerintah supaya tidak terjadi over kuota," pungkas dia.

 

TERBARU
Gadget
Jumat, 24 Oktober 2014 14.59 WIB
LG G3 Screen, Android Pertama Berprosesor "Nuclun"
Software
Jumat, 24 Oktober 2014 12.17 WIB
Nokia Temukan Cara Mempercepat 3G
Hardware
Jumat, 24 Oktober 2014 11.12 WIB
HP Siap Luncurkan Komputer "Sprout"
Software
Jumat, 24 Oktober 2014 10.35 WIB
Facebook Rooms, Aplikasi "Chat" Anomim Mirip IRC
Software
Jumat, 24 Oktober 2014 09.51 WIB
Google Luncurkan Aplikasi E-mail "Inbox"
TERPOPULER
Senin, 20 Oktober 2014 17.10 WIB
Diprotes, Bolt Ubah Paket Langganan Internet
Rabu, 22 Oktober 2014 10.21 WIB
Kiprah "Smartphone" Nokia Resmi Berakhir
Kamis, 23 Oktober 2014 17.23 WIB
Kaesang Putra Jokowi "Nge-blog" JKT48 dan Jomblo
Senin, 20 Oktober 2014 13.26 WIB
"Netizen" Sambut Presiden Jokowi dengan Aneka Kartun
Senin, 20 Oktober 2014 11.02 WIB
Becak Terguling, iPhone 6 Terbakar
Selasa, 21 Oktober 2014 12.11 WIB
Galaxy S6 Diharapkan Jadi Penyelamat Samsung
Jumat, 17 Oktober 2014 20.48 WIB
iPad Baru Datang, iPad Lama Turun Harga
Jumat, 17 Oktober 2014 15.40 WIB
Xiaomi Sediakan Penghilang Panas di Redmi 1S
Selasa, 21 Oktober 2014 16.24 WIB
Google Messenger di Android "Lollipop" Mirip WhatsApp