U19 banner dropdown

Virus "9 Juli" Siap Blokir Internet, Periksa Komputer Anda!

Dibaca:
Komentar :
Jamdesign - Shutterstock

KOMPAS.com — Jutaan komputer di seluruh dunia telah terinfeksi DNS Changer, sebuah virus yang membuat pemilik komputer kesulitan mengakses internet setelah 9 Juli 2012.

Di Australia, peringatan telah diberikan kepada masyarakat, seperti dikutip Sydney Morning Herald. Biro investigasi Amerika Serikat, FBI, sampai turun tangan mengatasi program jahat yang dianggap berbahaya ini.

Untuk mengetahui apakah komputer Anda terinfeksi DNS Changer, FBI menyediakan alatnya secara online. Berikut tahapannya:

1. Kunjungi http://www.dcwg.org.

DCWG merupakan kepanjangan dari DNS Changer Working Group, sebuah situs yang dibangun ahli keamanan untuk memantau virus DNS Changer.

2. Klik tombol hijau "Detect" di pojok kiri atas.

3. Anda akan diarahkan ke halaman baru seperti gambar di bawah ini. Klik tautan http://www.dns-ok.us/ pada posisi yang telah Kompas Tekno lingkari dengan warna merah.

Mendeteksi virus DNS Changer di komputer

 
4. Jika komputer Anda tidak terinfeksi, di monitor akan muncul logo besar berwarna hijau dengan pesan, "DNS Resolution = GREEN". Maka, Anda tidak perlu melakukan apa pun.

DNS Resolution = GREEN

5. Namun, jika yang muncul di monitor Anda adalah logo merah, tampaknya komputer Anda terinfeksi DNS Changer.

Silakan mengambil langkah segera untuk mengikuti petunjuk dan meng-install salah satu software antivirus gratis di tautan ini untuk membasmi program jahat DNS Changer.

Apa itu DNS Changer?

Pada 8 November 2011, FBI dan kepolisian Estonia berhasil menangkap beberapa penjahat cyber dari sebuah perusahaan asal Estonia, Rove Digital.

Rove Digital menyebar virus DNS Changer dengan berbagai cara, mulai dari mengunjungi situs tertentu ataupun mengklik iklan online, yang semua itu telah disisipi DNS Changer.

Apa yang akan dilakukan DNS Changer?

DNS Changer yang menyerang sistem operasi Windows dan Mac mengubah konfigurasi Domain Name Server (DNS) pada komputer korban, dan diam-diam mengerahkannya ke server DNS palsu milik Rove Digital.

Rove Digital bisa saja mencuri data korban, mungkin kartu kredit atau dokumen penting lainnya, untuk mendapat keuntungan materi.

Saat ini masih ada jutaan komputer yang terinfeksi DNS Changer dan masih terhubung ke DNS palsu tersebut.

FBI sudah menyita server DNS palsu Rove Digital dan masih mengamankannya.

Karena ini adalah server DNS palsu yang sarat akan tindakan penyalahgunaan, penegak hukum Amerika Serikat memerintahkan FBI untuk mematikan server DNS palsu Rove Digital itu pada 9 Juli 2012. Dan, akibatnya, korban-korban DNS Changer akan kesulitan mengakses internet.

Tanpa DNS, pengguna internet tidak bisa mengakses sebuah situs dengan mengetik alamat situs web-nya, misalnya google.com, facebook.com, dan wordpress.com.

Untuk mengakses tanpa DNS, pengguna harus memasukkan alamat Internet Protocol (IP) situs-situs tersebut.

Masalahnya, tidak semua pengguna internet hafal nomor IP address situs-situs tersebut. Hal ini akan membuat seseorang kesulitan mengakses internet, atau berpikir bahwa jaringan internetnya terputus.

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Internet
Selasa, 16 September 2014 15.03 WIB
Dalam Sehari, Pesanan iPhone 6 Capai 4 Juta
Gadget
Selasa, 16 September 2014 14.05 WIB
Moto E Siap Dipasarkan di Indonesia
Gadget
Selasa, 16 September 2014 13.00 WIB
Acer Pasarkan Laptop Windows 8.1 Rp 3 Jutaan
Internet
Selasa, 16 September 2014 12.05 WIB
Google Segera Uji Drone Wi-Fi
Gadget
Selasa, 16 September 2014 11.05 WIB
Panasonic Perkenalkan "Kamera Berponsel" Lumix
TERPOPULER
Rabu, 10 September 2014 00.24 WIB
iPhone 6 dan iPhone 6 Plus Resmi Diperkenalkan
Jumat, 12 September 2014 07.10 WIB
"Gokil!", Nostalgia 80-an dan 90-an di Facebook
Kamis, 11 September 2014 07.08 WIB
iPhone 6 Datang, iPhone Lama Turun Harga
Rabu, 10 September 2014 13.50 WIB
Ini Daftar Harga iPhone 6 Versi “Unlock”
Rabu, 10 September 2014 06.54 WIB
Ini Dia Harga iPhone 6 dan iPhone 6 Plus
Rabu, 10 September 2014 17.04 WIB
Kapan iPhone 6 Masuk Indonesia?
Rabu, 10 September 2014 01.15 WIB
Apple Perkenalkan Jam Tangan Pintar Apple Watch
Sabtu, 13 September 2014 15.59 WIB
Membandingkan iPhone 6 dengan Galaxy S5
Rabu, 10 September 2014 08.03 WIB
Ini Spesifikasi Singkat iPhone 6 dan 6 Plus