Samsung Patenkan "Emoticon" Ekspresi Wajah Pengguna

KOMPAS.com - Samsung dan Apple pernah berseteru tentang perang paten terkait "emoticon". Alih-alih meributkan paten tersebut, Samsung justru mendaftarkan sebuah paten "emoticon" baru yang bekerja berdasarkan ekspresi wajah dari pengguna ponsel.

Dalam dokumen paten yang diajukan ke Kantor Paten dan Hak Cipta Amerika Serikat, metode yang digunakan untuk emoticon tersebut berdasarkan pada komponoen yang dinamakan Action Units (AUs). Dokumen paten tersebut bisa dilihat di link ini.

Metode ini bisa menangkap ekspresi wajah individu pengguna dari sebuah detektor AUs yang disesuaikan dengan kontraksi otot wajah pengguna. Ada 30 macam ekspresi yang didaftarkan pada paten "emoticon" baru tersebut.

Namun, jenis emoticon utama dari paten tersebut adalah ekspresi wajah saat marah, takut, sedih, bahagia, terkejut dan jijik.

Paten ini berupa hardware khusus yang telah dipersiapkan oleh Samsung. Meski berupa hardware, paten emoticon ini juga memerlukan prosesor dan memori untuk memproses emoticon tersebut.

Samsung juga menyebut bahwa paten ini tidak menggunakan perangkat kamera untuk bisa menangkap ekspresi wajah pengguna. Sayangnya, Samsung tidak mau menyebut metode paten tersebut lebih lanjut.

 

 

 

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
e-Business
Selasa, 28 Juli 2015 17.23 WIB
Diuji, 4G LTE Smartfren Sentuh 49 Mbps
Gadget
Selasa, 28 Juli 2015 16.03 WIB
Apa Beda OnePlus 2 dengan OnePlus One?
Gadget
Selasa, 28 Juli 2015 14.29 WIB
Bocoran Foto Xiaomi Mi5 Tanpa Bezel
Gadget
Selasa, 28 Juli 2015 12.50 WIB
OnePlus 2 Dibanderol Rp 5,4 Juta di Indonesia
TERPOPULER
Minggu, 26 Juli 2015 11.12 WIB
Ini 5 Aplikasi yang Wajib Dihapus dari Android
Kamis, 23 Juli 2015 09.05 WIB
Ketika GoPro Direbus dan Dibakar
Rabu, 22 Juli 2015 07.24 WIB
Berkat GoPro, Pemotor Rekam Perkelahian
Rabu, 22 Juli 2015 06.35 WIB
Windows 10 “Dijamin” Selama 10 Tahun
Sabtu, 25 Juli 2015 10.58 WIB
Google dan Facebook Dukung Samsung Lawan Apple
Sabtu, 25 Juli 2015 16.04 WIB
Mobil Google Rekam Aksi Perampok Bersenjata
Kamis, 23 Juli 2015 09.38 WIB
Google Maps Bisa Tunjukkan Jejak Perjalanan